Memasuki Musim Kemarau, Harga Bawang dan Cabai di Pasar Anduonohu Justru Turun

10 hours ago 7

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Memasuki musim kemarau pada awal Agustus 2026, sejumlah harga sayur-mayur dan bumbu dapur di Pasar Anduonohu, Kota Kendari, mengalami penurunan. Perubahan harga mulai dirasakan pedagang sejak pekan lalu.

Salah satu pedagang, Ibu Ayu, mengatakan harga bawang merah dan bawang putih kini berada pada harga yang sama. Keduanya dijual sekitar Rp50.000 per kilogram, turun dari harga sebelumnya yang mencapai Rp55.000 per kilogram.

“Kalau minggu lalu kita jual sama dengan bawang putih, sekarang sudah sama juga harganya, sekitar Rp50.000,” ujar Ayu saat ditemui di Pasar Anduonohu, Kamis (13/8/2026).

Selain bawang, harga tomat juga mengalami penurunan. Tomat yang sebelumnya dijual sekitar Rp20.000 per kilogram, kini turun menjadi sekitar Rp15.000 per kilogram.

Penurunan juga terjadi pada harga cabai keriting. Harga komoditas tersebut sebelumnya berada di kisaran Rp70.000 per kilogram, kini turun menjadi sekitar Rp60.000 per kilogram.

Hal serupa terjadi pada cabai rawit. Harga cabai rawit yang sebelumnya sekitar Rp70.000 per kilogram kini turun menjadi Rp60.000 per kilogram.

Menurut Ayu, kondisi tersebut berbeda dengan musim kemarau tahun lalu. Saat itu, cabai rawit menjadi salah satu komoditas yang mengalami kenaikan harga paling tinggi.

“Cabai biasanya naik, tetapi sekarang turun,” kata Ayu.

Sementara itu, harga cabai besar masih bertahan di kisaran Rp80.000 per kilogram. Adapun harga sayur-mayur lainnya relatif stabil, dengan beberapa jenis sayuran masih dijual sekitar Rp5.000.

Perubahan harga sejumlah komoditas tersebut mulai terjadi sejak pekan lalu, bertepatan dengan awal memasuki bulan Agustus. Kondisi ini membuat harga beberapa bumbu dapur dan sayuran di Pasar Anduonohu lebih rendah dibandingkan sebelumnya.

Laporan: Andi Mahfud

Read Entire Article
Finance | Berita| Koran| Selebritis|