PT Vale Tingkatkan Kapasitas Tenaga Medis Kolaka Lewat Pelatihan ACLS di RSBG

6 hours ago 3

SULTRAKINI.COM: KOLAKA-PT Vale Indonesia melalui IGP Pomalaa tidak hanya peduli terhadap kesehatan sebatas edukasi atau promosi kepada masyarakat di wilayah industrinya. Perusahaan ini juga menyasar peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), khususnya dokter dan perawat, agar semakin berdaya dan ahli di bidangnya.

Kali ini, PT Vale Indonesia melalui IGP Pomalaa mengambil peran dalam peningkatan kapasitas dan kemampuan dokter di wilayah Kolaka melalui pelatihan Advanced Cardiac Life Support (ACLS) bagi tenaga medis yang digelar di Aula Rumah Sakit Benyamin Guluh (RSBG).

Program sosial bertajuk “Kolaka Bersih, Sehat, dan Berdaya” tersebut menghadirkan pelatihan Advanced Cardiac Life Support (ACLS) bagi tenaga medis. Kegiatan ini berlangsung pada 24–26 April 2026 dan diikuti oleh 30 peserta yang terdiri dari dokter dan perawat ICU, berasal dari rumah sakit serta enam puskesmas di Kabupaten Kolaka, Sabtu (25/4/2026).

Plt Direktur RSBG Kolaka, Firdaus, menjelaskan bahwa pelatihan ini bertujuan meningkatkan kapasitas dokter dalam merespons cepat kasus henti jantung. Meski angka kasus di Kolaka belum tinggi, kesiapan tenaga medis tetap menjadi prioritas sebagai langkah antisipasi.

“Pelatihan ini penting untuk menambah pengetahuan dan keterampilan dokter, baik di rumah sakit maupun puskesmas, sehingga jika terjadi kasus henti jantung dapat ditangani dengan cepat dan tepat. Peserta pelatihan ini adalah dokter dan perawat dari enam puskesmas di Kecamatan Latambaga, Kolaka, Wundulako, Baula, Pomalaa, dan Tanggetada,” terangnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kolaka, Sri Raoda Buna, mengatakan bahwa program ESG PT Vale sangat mendukung peningkatan layanan kesehatan masyarakat, sejalan dengan prioritas pembangunan daerah.

“Kesehatan merupakan salah satu program prioritas Bupati Kolaka. Kehadiran PT Vale dengan program seperti ini tentu sangat membantu dan membanggakan,” katanya.

Sementara itu, Senior Occupational Health & Industrial Hygiene Analyst PT Vale IGP Pomalaa, Aditya Hafria Vanani, menyoroti peningkatan jumlah penduduk akibat aktivitas industri yang berdampak pada meningkatnya risiko penyakit, terutama penyakit jantung akibat gaya hidup.

“Dengan bertambahnya jumlah pekerja, risiko penyakit juga meningkat. Karena itu, tenaga medis di Kolaka harus siap menangani baik pekerja maupun masyarakat. Kami berharap pelatihan ini menciptakan kolaborasi yang saling mendukung,” jelasnya.

Melalui pelatihan ini, PT Vale tidak hanya meningkatkan kompetensi tenaga medis, tetapi juga memperkuat sistem layanan kesehatan di Kolaka agar lebih sigap dalam menghadapi kondisi darurat, khususnya kasus kardiovaskular.

Laporan: Anti

Read Entire Article
Finance | Berita| Koran| Selebritis|