PT Vale Resmikan Nursery 5 Hektare di Kebun Raya Kolaka

1 day ago 7

SULTRAKINI.COM: PT Vale meresmikan Nursery seluas 5 hektare di Desa Lalonggosula, Kecamatan Tanggetada, yang terintegrasi dengan kawasan Kebun Raya Kolaka seluas total 59 hektare. Fasilitas ini memiliki kapasitas produksi hingga 1 juta bibit per tahun, termasuk tanaman cepat tumbuh, flora endemik Sulawesi Tenggara, tanaman buah, serta tanaman hias (28/2/2024).

CEO PT Vale Indonesia, Bernardus Irmanto, mengatakan pembangunan fasilitas pembibitan ini bukan sekadar pelengkap kegiatan operasional, melainkan wujud komitmen nyata perusahaan terhadap reklamasi dan rehabilitasi lahan pascatambang.

“Pembangunan pusat pembibitan ini merupakan simbol keseriusan kami dalam menjaga keseimbangan antara pertumbuhan industri dan pelestarian lingkungan. Kami ingin memastikan bahwa setiap langkah pembangunan membawa manfaat jangka panjang bagi generasi mendatang,” jelasnya.

Nursery ini juga dirancang sebagai pusat edukasi lingkungan dan konservasi biodiversitas yang dapat dimanfaatkan oleh pelajar dan masyarakat luas,” katanya lagi.

Bupati Kolaka, Amri Djamaluddin, di hadapan tamu undangan menyampaikan apresiasi tinggi atas komitmen PT Vale.

“Saya atas nama Pemerintah Kabupaten Kolaka menyampaikan penghormatan dan apresiasi setinggi-tingginya kepada PT Vale Indonesia atas komitmen nyata yang ditunjukkan dengan hadirnya kita semua di sini. Saya yakin banyak tangan-tangan yang ikut berjuang menyukseskan pembangunan pusat pembibitan ini,” ucapnya.

Peresmian Nursery dan revitalisasi Pasar Sentral Mekongga pada momentum Hari Jadi ke-66 Kabupaten Kolaka menjadi simbol kuat sinergi antara pemerintah daerah dan sektor usaha dalam membangun Kolaka yang lebih maju, inklusif, dan berkelanjutan.

Melalui Indonesia Growth Project Pomalaa, PT Vale Indonesia menegaskan bahwa investasi industri tidak hanya tentang pertumbuhan produksi, tetapi juga tentang warisan sosial dan lingkungan yang dapat dirasakan secara nyata oleh masyarakat.

Kehadiran kebun raya ini dengan semangat kolaborasi dan komitmen keberlanjutan menunjukkan bahwa PT Vale terus berupaya menjadi mitra pembangunan yang bertanggung jawab. Hal ini sangat berarti bagi Kolaka dan Sulawesi Tenggara,” katanya lagi.

Kepala Desa Lalonggosula, Nukdin, mengatakan sejak hadirnya kebun raya di desanya banyak hal positif yang berubah, terutama infrastruktur jalan dua jalur yang kini dinikmati masyarakat, serapan tenaga kerja, serta pengetahuan baru masyarakat tentang tumbuhan.

“Hadirnya kebun raya PT Vale di Lalonggosula seluas lima hektare menjadi keuntungan tersendiri bagi Desa Lalonggosula. Infrastruktur jadi bagus, tenaga kerja terserap, masyarakat jadi tahu jenis tanaman yang bisa ditanam di jenis tanah tertentu. Saya senang desa saya jadi sedikit lebih maju,” katanya.

Laporan: Anti

Read Entire Article
Finance | Berita| Koran| Selebritis|