SULTRAKINI.COM: KENDARI – Dinamika Pemilihan Rektor (Pilrek) Universitas Halu Oleo (UHO) 2026-2030 kembali menjadi perhatian setelah Pelaksana Tugas (Plt) Rektor UHO, Dr. Herman, S.H., LL.M, dikabarkan mengundurkan diri dari jabatannya untuk menjaga netralitas dalam proses kontestasi pemilihan rektor.
Informasi pengunduran diri tersebut dibenarkan langsung oleh Dr. Herman. Ia menyatakan telah menyampaikan surat pengunduran diri kepada Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi pada 5 Juni 2026.
Langkah tersebut diambil setelah dirinya didaftarkan oleh para pendukung sebagai salah satu bakal calon rektor UHO pada 2 Juni 2026. Keputusan itu, menurutnya, merupakan bentuk komitmen menjaga proses Pilrek tetap berjalan secara objektif dan transparan.
Dr. Herman diketahui memimpin UHO berdasarkan Surat Perintah Nomor 096/M/KP.06.00/2025 sejak 25 Agustus 2025. Selama hampir setahun menjabat sebagai Plt Rektor, ia mengaku berupaya melakukan berbagai pembenahan tata kelola dan penguatan kelembagaan kampus.
Ketua Senat UHO, Prof. Dr. Jamili, M.Si., saat dikonfirmasi menegaskan bahwa proses pengunduran diri Plt Rektor merupakan kewenangan kementerian. Karena itu, surat pengunduran diri tidak harus ditembuskan kepada Senat Universitas.
“Kalau memang benar mengundurkan diri, suratnya langsung ditujukan ke kementerian. Tidak ada aturan yang mengharuskan surat itu ditembuskan ke Senat,” ujar Jamili.
Meski demikian, Jamili mengaku belum dapat memastikan tindak lanjut dari pengunduran diri tersebut. Menurutnya, kepastian mengenai status kepemimpinan di UHO kemungkinan baru diketahui setelah masa tugas Pelaksana Harian berakhir.
“Untuk kepastiannya mungkin setelah tanggal 24 Juni. Saat ini Plh Rektor masih menjalankan tugas sampai tanggal tersebut,” katanya.
Sementara itu, dari Makkah, Dr. Herman menyampaikan apresiasi kepada Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk memimpin UHO selama hampir satu tahun terakhir. Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama menjalankan amanah masih terdapat kekurangan.
Dr. Herman menegaskan bahwa keputusannya maju dalam Pilrek bukan semata-mata untuk mengejar jabatan, melainkan untuk memastikan program pembenahan, penguatan tata kelola, dan transformasi kampus yang telah dirintis dapat terus berlanjut. Ia juga berharap iklim kerja yang kolaboratif dan harmonis di lingkungan UHO tetap terjaga demi kemajuan universitas ke depan.
Laporan: Andi Mahfud

9 hours ago
4
















































