Pemkot Kendari Gelar Gerakan Pangan Murah, Stabilkan Harga Jelang Idul Fitri

5 hours ago 1

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Pemerintah Kota Kendari kembali menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) untuk membantu masyarakat memperoleh bahan pokok dengan harga terjangkau menjelang Idulfitri 2026.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Ketahanan Pangan Kota Kendari ini berlangsung di halaman Balai Kota Kendari pada 10–14 Maret 2026.

Kegiatan Gerakan Pangan Murah ini dimulai pukul 09.00 WITA hingga selesai setiap harinya, dengan dukungan berbagai pihak, termasuk Bank Indonesia yang turut membantu penyediaan tenant dalam kegiatan tersebut.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Kendari, Abdul Rauf, mengatakan program tersebut merupakan upaya pemerintah daerah untuk menjaga stabilitas harga sekaligus membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pangan menjelang hari raya.

“Pemerintah Kota melalui Dinas Ketahanan Pangan kembali melaksanakan Gerakan Pangan Murah untuk yang kesekian kalinya. Sejak Januari hingga Maret tahun ini, kegiatan ini sudah dilakukan sekitar 32 kali,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pelaksanaan GPM kali ini berlangsung selama empat hari, mulai Selasa hingga Jumat, dengan melibatkan sekitar 26 distributor bahan pangan.

Sejumlah komoditas dalam kegiatan tersebut dijual dengan harga lebih rendah karena mendapatkan subsidi dari berbagai pihak, di antaranya Bank Sultra dan Badan Amil Zakat Nasional Kota Kendari.

Untuk komoditas beras program SPHP, Bank Sultra memberikan subsidi sebesar Rp3.000 per karung. Dengan subsidi tersebut, harga beras yang semula Rp58.000 dapat dibeli masyarakat seharga Rp55.000 per karung.

Selain beras, bantuan subsidi juga diberikan untuk beberapa bahan pokok lainnya. Minyak goreng yang biasanya dijual Rp15.700 per kemasan mendapat subsidi Rp700 untuk 1.000 sachet.

Sementara itu, gula pasir yang sebelumnya dijual Rp17.500 per kilogram mendapat subsidi Rp2.500 sehingga masyarakat dapat membeli dengan harga Rp15.000 per kilogram.

Untuk komoditas telur ayam, harga yang biasanya Rp62.000 per rak disubsidi Rp5.000 sehingga masyarakat cukup membayar Rp57.000 per rak.

Abdul Rauf menambahkan, jumlah beras SPHP yang disediakan dalam kegiatan ini mencapai sekitar 1.667 karung untuk kebutuhan selama empat hari pelaksanaan. Jika stok habis, pihaknya akan kembali menambah pasokan agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.

Selain dilaksanakan di halaman Balai Kota Kendari, program GPM juga direncanakan digelar di sejumlah wilayah lain di Kota Kendari, termasuk di Kecamatan Mandonga dan Kecamatan Poasia.

Laporan: Andi Mahfud

Read Entire Article
Finance | Berita| Koran| Selebritis|