SULTRAKINI.COM: KENDARI — Universitas Halu Oleo (UHO) kembali menyelenggarakan Pelatihan Keterampilan Dasar Teknik Instruksional (PEKERTI) Tahun 2026 yang digelar oleh Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pembelajaran (LPMPP) UHO, Selasa (7/4/2026), di Hotel Zahra Kendari.
Kegiatan yang berlangsung pada 7–11 dan 13 April 2026 ini dibuka langsung oleh Plt. Rektor UHO, Dr. Herman, S.H., LL.M., yang saat ini menjabat sebagai pimpinan universitas.
Usai membuka kegiatan, Dr. Herman menjelaskan bahwa pelatihan PEKERTI diperuntukkan bagi dosen-dosen muda sebagai bekal awal sebelum menjadi dosen profesional.
Menurutnya, para peserta diberikan pemahaman dasar mengenai proses pembelajaran, penyusunan kurikulum yang baik, metode pembelajaran, hingga evaluasi pembelajaran, sehingga nantinya mampu menyampaikan materi sesuai capaian pembelajaran yang ditetapkan.
“Ini diperuntukkan bagi dosen-dosen muda sebelum mereka menjadi dosen profesional. Mereka perlu dibekali dasar-dasar proses pembelajaran, mulai dari kurikulum, metode, hingga evaluasi agar mampu memberikan pemahaman yang sesuai dengan capaian pembelajaran,” ujarnya.
Peserta yang mengikuti kegiatan ini berjumlah 48 orang. Tidak hanya berasal dari UHO, kegiatan ini juga diikuti dosen dari beberapa perguruan tinggi lain di Kendari, termasuk Universitas Avicenna dan kampus lainnya.
Dr. Herman berharap penyelenggaraan PEKERTI oleh LPMPP UHO dapat terus berjalan dengan baik, mengingat tidak semua perguruan tinggi mendapat kepercayaan untuk melaksanakan pelatihan dasar keterampilan instruksional tersebut.
Ia menegaskan bahwa penyelenggaraan program ini harus melalui verifikasi Kementerian Pendidikan Tinggi melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Dirjen Dikti), dengan sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi.
“Alhamdulillah, sejak 2023 Universitas Halu Oleo dipercaya untuk menyelenggarakan kegiatan ini setiap tahun. Ini menjadi bentuk kepercayaan sekaligus tanggung jawab bagi kami untuk menjaga integritas pelaksanaan program,” katanya.
Selain itu, ia juga berpesan kepada seluruh peserta agar mengikuti kegiatan secara serius dan disiplin, mulai dari ketepatan waktu, kesiapan materi, hingga kemampuan mengaplikasikan seluruh ilmu yang diperoleh selama pelatihan.
Menurutnya, jika seluruh dasar pembelajaran yang diberikan mampu diterapkan dengan baik, maka para peserta memiliki peluang besar untuk berkembang menjadi dosen profesional dan berkualitas.
Laporan: Andi Mahfud

7 hours ago
7
















































