SULTRAKINI.COM: KENDARI- Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Sulawesi Tenggara (Sultra) secara resmi mengumumkan pergantian pucuk pimpinan di DPRD Provinsi Sultra. Dalam keputusan ini, Syahrul Said, S.Sos. ditunjuk menggantikan La Ode Tariala sebagai Ketua DPRD Sultra untuk sisa masa jabatan periode 2024–2029.
Pergantian tersebut tertuang dalam Surat Keputusan DPP Partai NasDem Nomor 28A/SK/AKD/DPP-Nasdem/11/2025 tentang penetapan pimpinan DPRD serta ketua fraksi DPRD Provinsi Sultra.
Surat keputusan itu dibacakan langsung oleh Sekretaris DPW NasDem Sultra, Tahir Kimi, pada Rabu, 26 November 2025.
Pada Pemilu Legislatif 2024, Partai NasDem berhasil meraih enam kursi, menjadikannya partai dengan perolehan kursi terbanyak sekaligus berhak menduduki kursi Ketua DPRD Sultra.
Selain mengganti Ketua DPRD, NasDem juga merombak jabatan Ketua Fraksi. Jabatan yang sebelumnya dipegang Sudarmanto kini diserahkan kepada Suparjo.
Di balik pengumuman resmi tersebut, dinamika internal tidak dapat dihindari. Sejumlah anggota fraksi NasDem di DPRD Sultra dikabarkan melayangkan protes terhadap keputusan pergantian Ketua DPRD. Protes itu menjadi perhatian sekaligus dasar evaluasi partai dalam menentukan arah kepemimpinan ke depan.
Tahir Kimi tidak membantah adanya dinamika tersebut. Ia menyebut bahwa masukan dan kritik internal merupakan bagian dari proses perbaikan partai.
“Protes itu menjadi catatan penting bagi partai. Tapi pergantian ini adalah mekanisme biasa dan wajar dalam rumah besar NasDem,” ujar Tahir.
Tahir menegaskan bahwa pergantian ini telah melalui proses yang panjang, mulai dari telaah metodologis hingga evaluasi internal sejak 30 Oktober 2025. Keputusan ini, katanya, bukan langkah tiba-tiba ataupun bentuk penghakiman terhadap kader.
“Ini merupakan regulasi normal. Semua kader NasDem di DPRD adalah kader terbaik,” tegasnya.
Menurut Tahir, landasan utama rotasi jabatan adalah kebutuhan partai untuk memastikan kader terutama yang memegang posisi strategis benar-benar dekat dengan rakyat dan mampu menyerap aspirasi publik secara maksimal.
Dengan penunjukan Syahrul Said, Partai NasDem berharap DPRD Sultra dapat menghadirkan kepemimpinan yang lebih kuat, responsif, dan produktif.
“Ketua DPRD yang baru harus menjalankan tugas lebih produktif, berpihak pada rakyat, dan tidak menjadikan diri sebagai bagian dari eksekutif,” lanjut Tahir.
Pergantian ini juga diharapkan dapat memperkuat harmonisasi internal fraksi sekaligus meningkatkan kinerja legislatif.
Laporan: Riswan

4 days ago
10















































