LAMSPAK Tetapkan Prodi Kesos Universitas Halu Oleo Terakreditasi Unggul

3 hours ago 3

SULTRAKINI.COM: KENDARI — Program Studi Ilmu Kesejahteraan Sosial (Kesos), Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Halu Oleo (UHO) resmi meraih status Terakreditasi Unggul dari Lembaga Akreditasi Mandiri Sosial Politik Administrasi dan Komunikasi (LAMSPAK).

Berdasarkan sertifikat akreditasi yang diterbitkan LAMSPAK, status Unggul tersebut berlaku sejak 14 Oktober 2025 hingga 14 Oktober 2030. Capaian ini menjadi tonggak penting dalam perjalanan Prodi Kesos yang sebelumnya terus mengalami peningkatan peringkat akreditasi.

Ketua Jurusan Ilmu Kesejahteraan Sosial FISIP UHO, Amin Tunda, S.Pd., M.A., menjelaskan bahwa sejak pertama berdiri pada 2013, Prodi Kesos memperoleh akreditasi C. Pada 2020, setelah melalui proses asesmen lapangan, statusnya meningkat menjadi A. Selanjutnya, menjelang berakhirnya masa berlaku akreditasi pada 13 Oktober 2025, pihak prodi kembali mengajukan perpanjangan sekaligus peningkatan status akreditasi.

“Asesmen lapangan dilaksanakan pada 13 Januari 2026 dan hasilnya menyatakan Prodi Kesos Terakreditasi Unggul. Tentu perasaan pertama kami sangat bahagia dan bangga. Ini adalah hasil kerja keras tim dosen, mahasiswa, pimpinan universitas, serta dukungan para alumni,” ujar Amin saat diwawancarai pada Selasa, Maret 2026.

Menurutnya, capaian tersebut tidak diraih secara instan. Proses persiapan dimulai sejak 15 April 2025 dengan pembentukan tim akreditasi yang membagi tanggung jawab berdasarkan 11 standar penilaian. Setiap anggota tim bertanggung jawab menyusun dokumen sesuai standar masing-masing selama kurang lebih satu bulan.

Selanjutnya, pada 19 hingga 31 Mei 2025, tim melakukan pembahasan intensif atau “karantina” untuk meninjau kembali dokumen dan memastikan kesesuaian antara deskripsi narasi dengan bukti fisik. Dalam instrumen akreditasi, terdapat 73 butir pertanyaan yang harus dijawab secara komprehensif dengan manajemen pengelolaan berbeda di tiap standar.

Amin menekankan bahwa tantangan terbesar dalam meraih akreditasi unggul terletak pada manajemen administrasi dan pengarsipan dokumen. “Semua data harus terdokumentasi dengan baik dan terekam dalam sistem basis data yang rapi. Tanpa administrasi yang kuat, sulit mencapai hasil maksimal,” jelasnya.

Ia menambahkan, status Unggul membawa dampak signifikan bagi institusi maupun mahasiswa. Dari sisi institusi, akreditasi ini menunjang peningkatan kualitas dan kuantitas pengelolaan program studi. Sementara bagi mahasiswa dan alumni, status Unggul sangat berpengaruh dalam melanjutkan studi maupun memasuki dunia kerja.

Ke depan, Prodi Kesos menargetkan penguatan kualitas sumber daya manusia sebagai langkah menuju akreditasi internasional. Salah satu upaya yang akan dilakukan adalah peningkatan kompetensi dosen, termasuk kemampuan berbahasa asing, khususnya bahasa Inggris.

“Kami berharap Prodi Kesos dapat terus mempertahankan status unggul ini agar manfaatnya dirasakan oleh dosen, mahasiswa, alumni, dan seluruh civitas akademika FISIP UHO,” tuturnya.

Ia juga berpesan kepada mahasiswa agar menjadikan capaian ini sebagai momentum untuk meningkatkan kapasitas diri. “Tidak semua program studi mampu meraih akreditasi unggul. Manfaatkan kesempatan ini untuk memperkaya pengetahuan dan menjadikannya batu loncatan menuju masa depan yang lebih baik,” pesannya.

Kepada program studi lain yang tengah menyusun dokumen akreditasi, Amin mengingatkan agar tetap semangat dan tidak mudah menyerah. “Proses ini tidak bisa diselesaikan dalam satu hari. Butuh kesabaran, kerja sama, dan konsistensi agar hasilnya maksimal,” pungkasnya.

Laporan: Andi Mahfud

Read Entire Article
Finance | Berita| Koran| Selebritis|