Kronologi Kecelakaan Mobil di UHO, Pengemudi Diduga Sakit

9 hours ago 5

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Suasana pagi yang biasanya tenang di lingkungan Kampus Universitas Halu Oleo (UHO) mendadak berubah geger setelah sebuah mobil berwarna hitam mengalami kecelakaan dengan menabrak pohon di ruas jalan antara Fakultas Kedokteran dan FMIPA UHO, Kelurahan Kambu, Kecamatan Kambu, Kota Kendari, Rabu (17/6/2026) sekitar pukul 09.50 Wita. Kerasnya benturan membuat warga kampus dan mahasiswa di sekitar lokasi berhamburan mendatangi tempat kejadian untuk melihat kondisi korban.

Peristiwa tersebut mengundang puluhan mahasiswa dan warga yang melintas di area kampus untuk mendatangi lokasi kejadian. Banyaknya orang yang datang untuk melihat sekaligus membantu proses evakuasi korban sempat menyebabkan arus lalu lintas di sekitar lokasi menjadi tersendat.

Mobil yang mengalami kecelakaan diketahui menabrak sebuah pohon di pinggir jalan kampus. Benturan keras mengakibatkan bagian depan kendaraan mengalami kerusakan cukup parah hingga tampak penyok.

Salah seorang saksi di lokasi, Komandan Forum Kendari Tanggap Bencana (KARTANA), Muhammad Matin Adhiddia, yang juga merupakan mahasiswa UHO, mengaku tidak melihat secara langsung awal mula kecelakaan tersebut.

Saat kejadian, Matin mengaku sedang berada di dalam mobil Fakultas Kedokteran. Ia mengatakan hanya mendengar suara dentuman keras yang sempat dikiranya berasal dari aksi demonstrasi mahasiswa yang berlangsung di kawasan FKIP UHO.

“Saya sementara di dalam mobil Fakultas Kedokteran. Tiba-tiba saya dengar suara dentuman keras. Awalnya saya kira suara dari aksi demo karena sebelumnya saya lewat di sekitar FKIP,” ujar Matin.

Setelah keluar dari kendaraan, ia melihat banyak orang telah berkumpul di lokasi kejadian. Dari informasi yang diterimanya, telah terjadi kecelakaan yang mengakibatkan dua orang mengalami luka sehingga ia langsung berlari menuju tempat kejadian perkara (TKP).

Menurut informasi yang diperoleh di lokasi, pengemudi kendaraan diketahui memiliki riwayat sakit dalam dua pekan terakhir. Saat kejadian, pengemudi disebut sempat mengeluhkan pandangannya mendadak gelap sebelum kendaraan mengalami kecelakaan.

Korban terdiri dari seorang laki-laki yang mengemudikan mobil dan seorang penumpang perempuan. Keduanya kemudian dievakuasi ke RSUD Kota Kendari untuk mendapatkan penanganan medis. Benturan keras menyebabkan korban mengalami luka sehingga harus mendapatkan beberapa jahitan.

Matin juga turut membantu proses evakuasi korban. Ia mengaku menggunakan sarung tangan saat membantu karena terdapat luka terbuka dan banyak darah berceceran di dalam kendaraan. Airbag kendaraan juga terlihat telah mengembang akibat benturan keras tersebut.

“Saya tidak mengetahui identitas maupun asal korban karena saat itu kondisi mereka cukup kritis. Saya memilih menghargai perasaan keluarga yang sedang berduka dan fokus membantu proses evakuasi,” tutupnya.

Laporan: Andi Mahfud

Read Entire Article
Finance | Berita| Koran| Selebritis|