SULTRAKINI.COM: KENDARI – Insiden kecelakaan tunggal yang terjadi di kawasan Kampus Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari pada Rabu (17/6/2026) menyisakan duka mendalam. Seorang penumpang perempuan berinisial AS yang berada di dalam mobil Toyota Avanza yang menabrak pohon akhirnya meninggal dunia setelah sempat menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
Berdasarkan informasi terbaru yang dihimpun, kondisi AS saat dievakuasi dari lokasi kejadian sudah dalam keadaan kritis akibat luka yang dideritanya setelah kecelakaan di ruas jalan antara Fakultas Kedokteran dan FMIPA UHO.
Usai dievakuasi dari lokasi kejadian, AS bersama pengemudi berinisial HR langsung dilarikan ke RSUD Kota Kendari untuk mendapatkan penanganan medis. Keduanya diketahui mengalami luka akibat benturan keras saat kendaraan keluar jalur dan menabrak pohon di tepi jalan kampus.
Komandan Forum Kendari Tanggap Bencana (KARTANA) Sekaligus Mahasiswa UHO, Muhammad Matin Adhiddia, yang turut membantu proses evakuasi korban, mengungkapkan bahwa AS diduga mengalami benturan cukup keras pada bagian kepala dan wajah.
“Dari kondisi luka yang terlihat, kemungkinan korban menerima benturan keras. Ada memar di area mata dan korban juga harus mendapatkan banyak jahitan di bagian wajah,” ungkap Matin saat dikonfirmasi, Sabtu (20/6/2026).
Selain luka pada bagian wajah, korban juga disebut mengalami gejala yang mengkhawatirkan selama menjalani perawatan di RSUD Kota Kendari. Menurut Matin, AS sempat muntah darah sebanyak dua kali sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia.
Informasi yang diterima Matin dari pihak keluarga menyebutkan korban mengembuskan napas terakhir sekitar pukul 22.00 Wita pada Kamis malam (18/6/2026), setelah menjalani perawatan selama lebih dari satu hari di rumah sakit.
Sementara itu, kondisi pengemudi mobil berinisial HR dilaporkan jauh lebih baik. Berdasarkan informasi yang diperoleh Matin saat melihat kondisi korban di RSUD Kota Kendari, HR mengalami luka pada bagian belakang kepala dan mendapatkan sekitar enam jahitan akibat benturan saat kecelakaan.
Meski sempat menjalani perawatan medis, HR diperkirakan telah diperbolehkan pulang dari rumah sakit. “Kalau melihat kondisinya saat di rumah sakit waktu itu, seharusnya sekarang sudah keluar rumah sakit,” kata Matin.
Sebelumnya, mobil Toyota Avanza bernomor polisi DT 1987 SE yang ditumpangi HR dan AS mengalami kecelakaan tunggal setelah diduga kehilangan kendali saat melintas di kawasan Kampus UHO. Kendaraan keluar dari jalur lalu lintas dan menabrak pohon di pinggir jalan hingga menyebabkan kedua korban mengalami luka serius.
Laporan: Andi Mahfud

11 hours ago
5

















































