Ketua Pengawas Bawasra Pastikan Pemira UHO Berjalan Aman dan Transparan

2 months ago 81

SULTRAKINI.COM: KENDARI— Ketua Pengawas Pemilu Raya Bawasra, Ary Bahtiar, menegaskan kesiapan pengawasan Pemilihan Umum Mahasiswa Universitas Halu Oleo (UHO) pada 19 Desember. Menurut Ary, persiapan Pemira saat ini sudah mencapai sekitar 90 persen, dengan sisa kegiatan berupa pengumpulan laporan penyampaian, bukaan alat kampanye, dan rekomendasi terkait akun CK.

Ary menjelaskan, pengawas tidak mengatur jalannya Pemira, melainkan memastikan proses berjalan transparan dan sesuai aturan. Fokus pengawasan difokuskan pada HKPU (Himpunan Komisi Pemilihan Umum Mahasiswa), sehingga seluruh kegiatan Pemira dijalankan sesuai peraturan yang menjadi acuan. Pengumuman resmi tetap berasal dari pihak HKPU, sementara pengawas memastikan proses pengambilan keputusan dan perhitungan suara dapat diawasi secara terbuka.

Salah satu hal paling krusial adalah penguasaan akun SIAKAD mahasiswa. Ary menekankan mahasiswa harus mengambil dan menjaga akun sendiri, serta tidak memberikannya kepada siapapun, karena seluruh aktivitas akademik dan pemilihan terekam melalui akun tersebut.

“Kami sudah melakukan sosialisasi di berbagai fakultas, dan alhamdulillah mahasiswa menyadari pentingnya menjaga akunnya sendiri. Ini mencegah pihak lain menentukan pilihan mahasiswa,” jelas Ary.

Pengawas juga akan berada langsung di ruang IT untuk memantau perhitungan suara secara real-time. Tujuannya adalah memvalidasi hasil dan mencegah kecurangan, menjaga integritas Pemira dari awal hingga akhir.

Ary menambahkan, risiko seperti kerusakan kartu mahasiswa, upaya merusak akun teman, atau gangguan server dapat dikendalikan. Pengamanan sistem sudah diuji dan cukup tebal, sehingga server dan akun mahasiswa aman dari manipulasi.

“UHO bukan kampus sembarangan. Sistem telah diamankan, tapi mahasiswa tetap harus menjaga akun masing-masing. Integritas Pemira menjadi tanggung jawab bersama,” tegas Ary.

Ary menekankan mahasiswa harus memilih secara mandiri dan bertanggung jawab, serta menghargai proses Pemira. Untuk penyelenggara, pengawas memastikan kegiatan sesuai prosedur, walau tidak bisa mengawasi perilaku individu yang melanggar aturan.

“Fokus pengawas adalah pencegahan, transparansi, dan integritas sistem. Kita pastikan Pemira berjalan aman, jujur, adil, dan demokratis,” tambah Ary.

Dengan langkah-langkah ini, pengawas yakin Pemira UHO akan berlangsung lancar, aman, dan dapat dipertanggungjawabkan, memberikan pengalaman demokrasi yang transparan bagi seluruh mahasiswa.

Laporan: Andi Mahfud

Read Entire Article
Finance | Berita| Koran| Selebritis|