Jemaah Haji Sultra Haji Mabrur

12 hours ago 7

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Suasana haru dan penuh rasa syukur menyelimuti Bandar Udara Halu Oleo, Kamis (25/6/2026), saat ratusan jemaah haji asal Sulawesi Tenggara tiba kembali di tanah air usai menunaikan ibadah haji di Tanah Suci. Kepulangan para tamu Allah itu disambut langsung oleh jajaran pemerintah daerah dan keluarga yang telah menanti sejak pagi.

Di antara pejabat yang hadir, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Kendari, Amir Hasan, S.T.P., S.H., M.Si., didampingi Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Asisten I) Setda Kota Kendari, Adriana, turut mengikuti prosesi penyambutan dan penerimaan kembali Jemaah Haji Provinsi Sulawesi Tenggara Tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi.

Prosesi penyambutan tersebut diselenggarakan oleh Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Sulawesi Tenggara sebagai penyelenggara ibadah haji tingkat provinsi. Momentum itu menjadi simbol berakhirnya rangkaian perjalanan spiritual para jemaah sekaligus awal pengabdian mereka kembali di tengah masyarakat.

Kedatangan para jemaah secara resmi diterima oleh Staf Ahli Bidang Pemerintahan dan Politik Setda Sultra, Ir. H. La Ode Fasikin, S.Pi., M.Si., yang hadir mewakili Gubernur Sulawesi Tenggara. Prosesi berlangsung khidmat dengan dihadiri unsur pemerintah daerah, instansi terkait, serta keluarga jemaah.

Dalam sambutan tertulis Gubernur Sulawesi Tenggara yang dibacakan La Ode Fasikin, Pemerintah Provinsi menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh jemaah yang telah kembali ke kampung halaman dalam keadaan sehat. Kepulangan para jemaah dinilai sebagai kebahagiaan sekaligus anugerah yang patut disyukuri oleh seluruh masyarakat Sulawesi Tenggara.

“Ibadah haji bukan sekadar perjalanan fisik, melainkan perjalanan spiritual untuk menyempurnakan penghambaan kepada Allah Subhanahu wa Taala. Kami berharap nilai-nilai kepedulian, kesabaran, dan keikhlasan yang diperoleh di tanah suci dapat terus diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari di tengah masyarakat,” ujar La Ode Fasikin saat membacakan sambutan Gubernur.

Menurutnya, predikat haji yang mabrur tidak hanya tercermin dari keberhasilan menunaikan rukun Islam kelima, tetapi juga diwujudkan melalui perubahan sikap dan perilaku dalam kehidupan sehari-hari. Nilai kejujuran, kepedulian, tanggung jawab, dan kesantunan diharapkan semakin melekat dalam diri setiap jemaah.

Ia juga menambahkan bahwa, predikat haji yang mabrur harus tecermin dari perubahan sikap nyata yang lebih peduli kepada sesama, jujur dalam mengemban amanah, santun bertutur kata, serta aktif berkontribusi dalam pembangunan daerah.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara berharap seluruh jemaah haji mampu menjadi teladan di lingkungan masing-masing. Selain itu, para jemaah juga diharapkan menjadi perekat persatuan umat sekaligus agen perubahan sosial dan keagamaan dalam mendukung terwujudnya Sulawesi Tenggara yang maju, aman, sejahtera, dan religius.

Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Provinsi Sultra turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh petugas penyelenggara ibadah haji, baik yang bertugas di daerah maupun di Arab Saudi. Dedikasi lintas sektor dalam memberikan pelayanan akomodasi, transportasi, kesehatan hingga konsumsi dinilai menjadi faktor penting dalam kelancaran penyelenggaraan ibadah haji tahun ini.

Rangkaian acara penerimaan jemaah ditutup dengan doa bersama yang dipimpin Ketua MUI Sulawesi Tenggara, Dr. K.H. Muslim, M.Si. Doa dipanjatkan agar seluruh jemaah memperoleh predikat haji mabrur, senantiasa diberikan kesehatan, serta membawa keberkahan bagi keluarga dan daerah asal.

Kehadiran Sekda Kota Kendari bersama jajaran Pemerintah Kota Kendari dalam prosesi penyambutan tersebut menjadi bentuk dukungan dan penghormatan kepada para tamu Allah yang telah kembali dari Tanah Suci, khususnya jemaah haji yang berasal dari Kota Kendari, sekaligus memperkuat sinergi pemerintah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Laporan: Andi Mahfud

Read Entire Article
Finance | Berita| Koran| Selebritis|