Harmoni Sultra 2026 Dongkrak Pariwisata dan Ekonomi, Catat Perputaran Uang hingga Rp5,9 Miliar

11 hours ago 7

SULTRAKINI.COM: KENDARI — Ketua Panitia Harmoni Sultra 2026, M. Ridwan Badala, melaporkan keberhasilan pelaksanaan kegiatan yang berlangsung sejak 24 hingga 27 April 2026. Event ini dinilai tidak hanya sebagai kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi instrumen strategis dalam mendorong pertumbuhan pariwisata dan ekonomi kreatif di Sulawesi Tenggara.

Dalam sambutannya, Ridwan menyampaikan bahwa sejak awal kegiatan dirancang dengan target yang terukur, yakni jumlah pengunjung antara 75 ribu hingga 85 ribu orang serta perputaran ekonomi mencapai Rp3 miliar.

“Alhamdulillah, berdasarkan data dari berbagai instrumen, termasuk My Ticket, Bank Indonesia, dan BPS, jumlah pengunjung mencapai kurang lebih 78 ribu orang. Sementara realisasi perputaran ekonomi mencapai Rp5,9 miliar,” ujarnya.

Nilai tersebut merupakan akumulasi dari transaksi yang terjadi selama kegiatan di beberapa titik, seperti kawasan MTQ, Pulau Bokori, dan Lippo Plaza. Data ini menunjukkan tingginya partisipasi masyarakat sekaligus pergerakan ekonomi yang nyata selama event berlangsung.

Sepanjang pelaksanaan, Harmoni Sultra 2026 menghadirkan 24 rangkaian kegiatan yang terintegrasi. Selain itu, panitia juga melakukan uji coba paket wisata “fun trip” ke lima pulau sebagai upaya memperkuat sektor pariwisata daerah.

Ridwan menegaskan, keberhasilan ini tidak terlepas dari kolaborasi berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, Bank Indonesia, perbankan daerah, kementerian, BUMN, BUMD, sektor swasta, hingga masyarakat.

“Ini adalah bukti bahwa sinergi dan kolaborasi menjadi kunci dalam mendorong kemajuan daerah,” katanya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara atas dukungan penuh, serta seluruh organisasi perangkat daerah, panitia, sponsor, dan masyarakat yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan tersebut.

Di sisi lain, panitia juga menyoroti pentingnya kepedulian terhadap lingkungan selama kegiatan berlangsung. Koordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup dan pihak terkait berhasil mengatasi persoalan sampah di sekitar lokasi kegiatan.

“Kami berharap masyarakat semakin peduli terhadap kebersihan dengan membuang sampah pada tempatnya,” tambahnya.

Ke depan, Harmoni Sultra diharapkan tidak hanya menjadi agenda tahunan, tetapi berkembang menjadi program strategis daerah yang mampu memberikan dampak berkelanjutan bagi perekonomian dan pariwisata.

Ridwan juga menekankan bahwa semangat kolaborasi yang telah terbangun harus terus dijaga sebagai fondasi dalam membangun Sulawesi Tenggara yang lebih maju.

“Kami menyadari masih ada kekurangan dalam pelaksanaan kegiatan ini. Oleh karena itu, kami terbuka terhadap kritik dan saran sebagai bahan evaluasi ke depan,” tutupnya.

Laporan: Andi Mahfud

Read Entire Article
Finance | Berita| Koran| Selebritis|