SULTRAKINI.COM: BUTON— Gubernur Sulawesi Tenggara, Andi Sumangerukka, meresmikan SMA Negeri 7 Pasarwajo di Kabupaten Buton, Jumat (6/3/2026) siang. Peresmian sekolah tersebut dilakukan dalam rangkaian kunjungan kerja dan Safari Ramadan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara.
Peresmian SMA Negeri 7 Pasarwajo menjadi salah satu wujud komitmen pemerintah provinsi dalam memperkuat sektor pendidikan yang masuk dalam program prioritas pembangunan daerah.
Dalam sambutannya, Andi Sumangerukka menegaskan bahwa pendidikan merupakan fokus utama pemerintah provinsi bersama Wakil Gubernur Hugua.
“Sekolah merupakan bagian terpenting dalam mencetak sumber daya manusia dan membentuk karakter. Karena itu saya telah menyampaikan kepada OPD terkait agar memberi perhatian serius pada sektor pendidikan,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya menghadirkan sekolah unggulan di Sulawesi Tenggara sebagai ruang pembinaan generasi muda sekaligus agen perubahan agar daerah tidak tertinggal dari provinsi lain.
Sementara itu, Bupati Buton, Alvin Akawijaya Putra, menyampaikan apresiasi kepada gubernur atas pembangunan sekolah tersebut. Menurutnya, kehadiran SMA Negeri 7 Pasarwajo menjadi bukti kepedulian pemerintah provinsi terhadap kemajuan pendidikan di daerah.
“Saya mewakili masyarakat Buton mengucapkan terima kasih kepada bapak gubernur. Di tahun pertama kepemimpinan beliau sudah menghadirkan sekolah yang sangat baik bagi masyarakat Buton,” katanya.
Kepala Dinas Pendidikan Sultra menjelaskan bahwa SMA Negeri 7 Pasarwajo merupakan unit sekolah baru hasil revitalisasi dengan anggaran sekitar Rp8 miliar. Proses pembangunannya juga melibatkan tenaga kerja lokal serta penggunaan material yang diproduksi dari wilayah sekitar sekolah.
Selain pembangunan SMA Negeri 7 Pasarwajo, pemerintah provinsi juga terus memperluas pemerataan akses pendidikan melalui pembangunan dan revitalisasi sekolah di berbagai daerah. Pada 2025, revitalisasi sekolah telah dilakukan di Kecamatan Siompu. Sementara pembangunan unit sekolah baru direncanakan pada 2026 di Kecamatan Batu Atas, Kabupaten Buton Selatan.
Di wilayah lain, pembangunan juga dilakukan di SMA Negeri 1 Ngapa dan SMA Negeri 1 Pakue Utara di Kabupaten Kolaka Utara sebagai bagian dari penguatan infrastruktur pendidikan daerah.
Selain itu, gubernur secara pribadi melalui Yayasan ASR juga menyiapkan sekitar 5.000 paket seragam sekolah bagi siswa di Sulawesi Tenggara, termasuk bagi siswa sekolah luar biasa (SLB), sebagai bentuk dukungan terhadap pemerataan akses pendidikan.
Laporan: Riswan

5 hours ago
2
















































