SULTRAKINI.COM: KONAWE-Komitmen Fakultas Pertanian Universitas Halu Oleo (UHO) dalam mewujudkan program Kampus Berdampak kembali diwujudkan melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Internal yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, terutama di wilayah perdesaan, pesisir, dan pulau-pulau kecil. Salah satu kegiatan tersebut dilaksanakan di Desa Sorue Jaya, Kecamatan Soropia, Kabupaten Konawe, dengan mengusung tema “Optimalisasi Pencatatan Keuangan Anggota Koperasi Nelayan Merah Putih sebagai Upaya Penguatan Kampung Nelayan Merah Putih di Desa Sorue Jaya, Kecamatan Soropia, Kabupaten Konawe.”
Kegiatan yang berlangsung pada 28 Juni 2029 di Kantor Pengelola Koperasi Desa Merah Putih ini diketuai oleh Dr. Hadi Sudarmo, S.P., M.Si., dengan anggota tim Prof. Dr. Ir. Anas Nikoyan, M.Si., Dr. Fahria Nadiryati Sadimantara, M.Si., serta Ir. I Made Widana Arsana, M.P. Program ini menjadi salah satu bentuk kontribusi nyata perguruan tinggi dalam meningkatkan kapasitas masyarakat, khususnya pengurus dan anggota koperasi desa.
Koperasi Desa Merah Putih Desa Sorue Jaya merupakan koperasi yang resmi dibentuk pada tahun 2025 di bawah kepemimpinan Musyair selaku Ketua Koperasi. Pembentukannya merupakan bagian dari implementasi Program Nasional Percepatan Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang diluncurkan bersamaan dengan peresmian kawasan Kampung Nelayan Merah Putih. Kehadiran koperasi ini diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat melalui penguatan kelembagaan, pemberdayaan anggota, dan pengelolaan usaha yang profesional.
Melihat masih terbatasnya kemampuan pengurus dan anggota koperasi dalam melakukan pencatatan keuangan secara digital menggunakan aplikasi pencatatan keuangan melalui telepon seluler (mobile phone), tim pengabdian Fakultas Pertanian UHO menghadirkan pelatihan yang berfokus pada peningkatan literasi keuangan dan pemanfaatan teknologi digital dalam pengelolaan keuangan. Sebanyak 20 peserta yang terdiri atas pengurus dan anggota koperasi mengikuti kegiatan tersebut dengan penuh antusias.
Dalam pelatihan tersebut, peserta memperoleh pemahaman mengenai pentingnya pencatatan keuangan yang tertib, akurat, dan berbasis digital, baik untuk pengelolaan keuangan koperasi maupun keuangan rumah tangga. Kemampuan ini dinilai sangat penting untuk mendukung transparansi, akuntabilitas, serta pengambilan keputusan usaha yang lebih baik. Selain itu, pencatatan keuangan digital diharapkan mampu meningkatkan efisiensi pengelolaan koperasi sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat pesisir.
Pelaksanaan kegiatan ini turut difasilitasi oleh Dr. Ir. La Nalefo, M.S., serta mendapat dukungan penuh dari pengurus Koperasi Desa Merah Putih Desa Sorue Jaya. Dukungan juga datang dari Abdul Rahman Djuhasin, S.Pi., M.Si., selaku penanggung jawab Koperasi Desa Merah Putih dari Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Konawe. Dalam kesempatan tersebut disampaikan bahwa pemerintah daerah berkomitmen melanjutkan program peningkatan kapasitas melalui pelatihan serupa sehingga kemampuan pengurus dan anggota koperasi dalam melakukan pencatatan keuangan digital dapat terus berkembang.
Sebagai bentuk evaluasi dan tindak lanjut, tim pengabdian bersama para pemangku kepentingan akan melaksanakan pertemuan lanjutan pada pekan berikutnya. Pertemuan ini bertujuan memastikan seluruh peserta telah mengimplementasikan pencatatan keuangan secara digital dalam aktivitas pengelolaan koperasi maupun keuangan pribadi. Pendampingan berkelanjutan ini diharapkan mampu menciptakan perubahan perilaku yang berkesinambungan serta memberikan dampak nyata bagi penguatan kelembagaan koperasi.
Ketua tim pengabdian, Dr. Hadi Sudarmo, S.P., M.Si., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari peran strategis perguruan tinggi dalam mendampingi masyarakat agar mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan meningkatkan kualitas tata kelola kelembagaan ekonomi desa.
“Melalui pelatihan ini, kami berharap pengurus dan anggota koperasi tidak hanya memahami pentingnya pencatatan keuangan, tetapi juga mampu menerapkannya secara digital dalam aktivitas sehari-hari. Tata kelola keuangan yang baik akan menjadi fondasi penting bagi pengembangan koperasi yang sehat, transparan, dan berkelanjutan,” ujarnya.
Tim pengabdian menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Dekan Fakultas Pertanian Universitas Halu Oleo atas dukungan terhadap pelaksanaan program Pengabdian kepada Masyarakat, serta kepada seluruh pengurus Koperasi Desa Merah Putih Desa Sorue Jaya, Pemerintah Desa Sorue Jaya, dan Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Konawe atas sinergi dan kolaborasi yang telah terjalin.
Melalui kegiatan ini, Fakultas Pertanian Universitas Halu Oleo kembali menegaskan komitmennya dalam menghadirkan Kampus Berdampak, yaitu kampus yang tidak hanya menghasilkan ilmu pengetahuan, tetapi juga memberikan solusi nyata bagi masyarakat melalui pemberdayaan, peningkatan kapasitas, dan penguatan ekonomi desa secara berkelanjutan.

8 hours ago
6

















































