Dinas Koperasi UMKM Sultra Dorong Mahasiswa UHO Menjadi Entrepreneur Muda lewat UMKM Goes to Campus

4 days ago 12

SULTRAKINI.COM: KENDARI — Pekan Produk Kreatif Unggulan UMKM Goes to Campus yang digelar di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Halu Oleo (FEB UHO) menjadi puncak rangkaian kegiatan tahun 2025. Kegiatan ini digagas oleh Dinas Koperasi UMKM Sultra dan telah dilaksanakan untuk ketiga kalinya, dengan UHO menjadi lokasi terakhir setelah sebelumnya diselenggarakan di STIE 66 Kendari dan Universitas Muhammadiyah Kendari.

Bapak Wawan Darmawan, perwakilan Dinas Koperasi UMKM Sultra, menjelaskan dalam sambutannya bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan dunia usaha sedini mungkin kepada mahasiswa dan mahasiswi FEB UHO, sekaligus membentuk mereka menjadi pengusaha UMKM. Ia menekankan bahwa istilah “pengusaha” lebih positif dibandingkan “pelaku UMKM,” sesuai arahan Menteri UMKM, karena kata “pelaku” sering memiliki konotasi negatif.

“Kami ingin mahasiswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga dapat langsung melihat praktik dunia usaha, membuat perencanaan bisnis, dan mengelola usaha mereka sendiri,” ujar Wawan.

Wawan menyebutkan bahwa di Sultra terdapat sekitar 314.000 UMKM yang tercatat di sistem informasi kementerian. Namun, masih banyak usaha mikro yang belum terdata karena sifatnya yang dinamis. Sebanyak 90 persen dari UMKM di Sultra adalah usaha mikro, dan 60 persen dikelola oleh perempuan, sehingga program pemerintah difokuskan pada pemberdayaan ibu rumah tangga.

Salah satu program unggulan adalah MANTU (Modal Usaha untuk Ibu Rumah Tangga), yang memberikan bantuan modal Rp 2 juta per individu. Tahun ini, program telah dijalankan di Kabupaten Konawe untuk 50 ibu dan di Kabupaten Kolaka untuk 100 ibu, dengan rencana ekspansi ke 17 kabupaten/kota pada tahun mendatang.

Wawan menekankan bahwa mahasiswa dapat memanfaatkan program wirausaha pemula melalui pengajuan proposal business plan, yang mencakup rencana pengelolaan usaha, manajemen, dan strategi pemasaran. Lima kategori wirausaha yang difokuskan adalah:

1. Wira usaha sosial

2. Wira usaha pemuda

3. Wira usaha perempuan

4. Wira usaha teknologi

5. Wira usaha desa

“Harapan kami, kegiatan ini menumbuhkan bibit-bibit entrepreneur muda dari kalangan mahasiswa UHO yang mampu menggerakkan ekonomi Sultra di masa depan,” pungkas Wawan.

Kegiatan UMKM Goes to Campus ini menjadi contoh kolaborasi yang strategis antara pemerintah provinsi, pelaku UMKM, dan mahasiswa untuk memajukan ekosistem kewirausahaan di Sulawesi Tenggara.

Dalam wawancara, Wawan menekankan peran koperasi dalam memfasilitasi kegiatan Umkm Goes To Campus, termasuk pendampingan mahasiswa-mahasiswi yang tertarik menjadi pengusaha muda.

Kegiatan ini juga menekankan program inkubasi bisnis yang membekali mahasiswa dengan keterampilan manajemen, strategi usaha, dan literasi keuangan agar siap menghadapi dunia nyata.

Kami berharap bisa menyatukan acara seperti ini dengan seluruh fakultas yang ada di UHO kegiatan tahunan di UHO agar efeknya lebih besar dan seluruh fakultas bisa berkolaborasi. Kami ingin menciptakan satu kegiatan besar yang membawa nama Universitas Halu Oleo secara keseluruhan, bukan hanya fakultas saja,” ujar Wawan.

“Antusiasme mahasiswa sangat luar biasa. Dari beberapa kampus yang telah kami kunjungi, kami melihat jiwa wirausaha mereka mulai tumbuh. Kegiatan ini memberikan solusi atas kendala yang mereka hadapi melalui workshop, talkshow, dan literasi kewirausahaan,” jelasnya.

Wawan juga menegaskan bahwa dukungan koperasi akan berlanjut, dengan program yang terus disesuaikan dengan kebutuhan mahasiswa dan fakultas.

“Insya Allah, kami akan terus mendukung kegiatan seperti ini. Ke depannya, bukan hanya untuk tahun ini saja, tetapi kami juga akan mencoba mengkolaborasikan tema-tema baru, serta mengidentifikasi kebutuhan masyarakat dan mahasiswa di seluruh UHO,” pungkasnya.

Laporan: Andi Mahfud

Read Entire Article
Finance | Berita| Koran| Selebritis|