SULTRAKINI.COM: KENDARI – Antusiasme masyarakat Kota Kendari dalam menukarkan sampah botol plastik melalui fasilitas reverse vending machine yang disediakan oleh Bank Indonesia Perwakilan Sulawesi Tenggara terbilang sangat tinggi.
Hingga malam pelaksanaan kegiatan pada 26 April 2026 di kawasan MTQ Kendari, tercatat sekitar 4.000 botol plastik telah berhasil dikumpulkan. Jumlah tersebut diperkirakan masih akan terus bertambah seiring tingginya partisipasi masyarakat.
Strategic Communication & Partnership, Zelvia Meliani, menjelaskan bahwa fasilitas ini merupakan mesin pemilah otomatis yang hanya menerima botol plastik jenis PET (Polyethylene Terephthalate), yang umumnya ditandai dengan simbol segitiga angka 1 di bagian bawah botol.
“Setiap botol plastik yang dimasukkan ke mesin akan dikonversi menjadi poin senilai Rp500. Poin tersebut nantinya bisa ditukarkan atau dicairkan ke dalam dompet digital seperti OVO, DANA, GoPay, ShopeePay, LinkAja, maupun ke rekening bank seperti BSI dan BCA,” jelasnya.
Untuk dapat menggunakan fasilitas ini, masyarakat diwajibkan mengunduh aplikasi PlastikPay melalui Google Play Store atau App Store, kemudian melakukan registrasi sebelum mulai menukarkan botol plastik.
Tak hanya sekadar mengumpulkan, sampah botol plastik tersebut juga akan didaur ulang menjadi berbagai produk bernilai guna. Proses daur ulang dilakukan oleh PT Inosekel Teknologi Daur Ulang Tbk, yang mengolah botol plastik menjadi bahan baku kain khusus.
“Botol plastik yang terkumpul akan kami jemput, kemudian dicuci, dicacah menjadi serpihan (flakes), lalu dilelehkan hingga menjadi serat fiber seperti dakron. Dari situ, bahan diproses kembali menjadi kain yang nantinya diolah menjadi produk seperti tas, pouch, sajadah, hingga backpack,” ujarnya.
Menariknya, dalam proses produksi tersebut, pihaknya juga melibatkan pelaku UMKM, termasuk komunitas disabilitas, untuk memproduksi berbagai produk daur ulang tersebut.
“Ini bukan hanya soal pengelolaan sampah, tetapi juga pemberdayaan ekonomi masyarakat,” tambah Zelvia.
Antusiasme warga terlihat dari antrean panjang yang bahkan mencapai sekitar 80 orang hingga sore hari. Panitia terpaksa menutup antrean lebih awal pada malam hari karena tingginya jumlah peserta.
“Tidak ada target khusus dalam pengumpulan. Semakin banyak botol yang terkumpul, semakin baik untuk lingkungan,” katanya.
Program ini sebelumnya juga telah dilaksanakan di The Park Kendari dan kini kembali digelar di MTQ Kendari dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun Sulawesi Tenggara.
Bank Indonesia Sultra mengajak masyarakat untuk terus berpartisipasi aktif dalam menjaga lingkungan dengan mengumpulkan sampah plastik di sekitar mereka dan menukarkannya melalui fasilitas yang telah disediakan.
Laporan: Andi Mahfud

8 hours ago
5

















































