SULTRAKINI.COM: KENDARI – Fakultas Hukum Universitas Halu Oleo (UHO) menggelar kuliah umum menghadirkan Anggota Badan Pengawas Pemilihan Umum Republik Indonesia (Bawaslu RI), Dr. Herwyn J.H. Malonda, M.Pd., M.H., pada Selasa (24/2/2026) di Aula Fakultas Hukum UHO. Kegiatan yang berlangsung sejak siang hingga sore hari tersebut diikuti ratusan mahasiswa UHO, mayoritas dari Program Studi Ilmu Hukum.
Kuliah umum ini mengangkat tema : Bawaslu Dalam Upaya Penegakan Hukum Pemilu. Dalam Sambutannya, Dekan Dr. Guasman Tatawu, S.H., M.H. menegaskan pentingnya penguatan pengawasan pemilu demi menjaga kualitas demokrasi dan memastikan setiap tahapan berjalan sesuai regulasi.
Acara secara resmi dibuka oleh Dekan Fakultas Hukum UHO, Dr. Guasman Tatawu, S.H., M.H., yang mewakili Rektor UHO. Dalam sambutannya, ia menyampaikan permohonan maaf karena Rektor dan Ketua Senat berhalangan hadir akibat mengikuti rapat senat universitas. Ia menegaskan bahwa kehadiran Anggota Bawaslu RI di kampus merupakan momentum langka dan sangat berharga bagi civitas akademika.
Menurutnya, selama kurang lebih 18 tahun mengabdi sebagai dosen, baru kali ini seorang fungsionaris Bawaslu RI hadir langsung memberikan kuliah umum di Fakultas Hukum UHO. Hal tersebut dinilai sebagai kebanggaan tersendiri bagi universitas, sekaligus kesempatan emas bagi mahasiswa untuk memperdalam pemahaman di bidang kepemiluan.
Dekan juga menyoroti bahwa Sulawesi Tenggara memiliki perwakilan di tingkat nasional melalui kehadiran Dr. Herwyn di Bawaslu RI. Ia menyebut capaian tersebut bukanlah hal mudah, melainkan melalui perjuangan panjang. Sosok yang dikenal religius dan masih tergolong muda itu diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa.
Lebih lanjut, ia mengingatkan pentingnya literasi kepemiluan di lingkungan kampus. Menurutnya, sistem pemilu dan demokrasi di Indonesia terus mengalami dinamika dan perdebatan, baik terkait model demokrasi langsung maupun tidak langsung. Karena itu, mahasiswa hukum perlu memiliki pemahaman yang tajam agar mampu berkontribusi dalam penyelesaian persoalan demokrasi ke depan.
Dekan juga menyampaikan apresiasi kepada Bawaslu Provinsi Sulawesi Tenggara beserta jajaran yang selama ini aktif bekerja sama dengan Fakultas Hukum UHO dalam berbagai kegiatan diskusi dan penguatan kapasitas mahasiswa serta dosen.
“Momentum seperti ini jarang terjadi di kampus kita. Saya berharap mahasiswa dapat memanfaatkannya dengan sebaik-baiknya untuk menambah wawasan dan memperluas perspektif tentang kepemiluan,” ujarnya sebelum secara resmi membuka kegiatan dengan mengucapkan basmalah.
Pembukaan tersebut disambut tepuk tangan meriah dari seluruh peserta yang memenuhi aula. Kegiatan berlangsung sukses dan penuh antusiasme hingga akhir acara, mencerminkan tingginya minat mahasiswa terhadap isu-isu demokrasi dan penegakan hukum pemilu.
Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal penguatan literasi kepemiluan di kalangan akademisi serta mempererat sinergi antara Fakultas Hukum Universitas Halu Oleo dan Bawaslu dalam menjaga kualitas demokrasi di Indonesia.
Laporan: Andi Mahfud

9 hours ago
3















































