Usai Dilantik, Ketua BEM UHO Paparkan Program Prioritas Tahun 2026

6 days ago 17

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Halu Oleo (UHO) periode 2026, Fitriyah Nurainun Natiq Mapatarani, menegaskan bahwa kepengurusannya bersama Wakil Ketua BEM Nia Astarina akan memfokuskan program kerja pada dua agenda prioritas, yakni Entrepreneur Mahasiswa dan Perempuan Berani Bersuara.

Hal tersebut disampaikan Fitriyah usai prosesi pelantikan pengurus BEM dan MPM UHO yang digelar pada Rabu, 21 Januari 2026, di Rektorat UHO Lantai 4, Kendari.

“Alhamdulillah, hari ini saya dan Nia telah resmi dilantik sebagai Ketua dan Wakil Ketua BEM UHO. Untuk satu tahun kepemimpinan ke depan, ada dua program prioritas yang akan kami jalankan, yakni entrepreneur mahasiswa dan perempuan berani bersuara,” ujar Fitriyah.

Ia menjelaskan, program entrepreneur mahasiswa dipilih sebagai respon atas tantangan dunia kerja ke depan. Menurutnya, mahasiswa tidak hanya dituntut untuk mencari lapangan pekerjaan, tetapi juga mampu menciptakan peluang kerja secara mandiri.

“Target kami adalah bagaimana mahasiswa Universitas Halu Oleo ke depannya tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi juga mampu menciptakan lapangan pekerjaan,” jelasnya.

Fitriyah menambahkan, pemilihan program tersebut juga didukung oleh latar belakang organisasi pimpinan BEM UHO. Ia diketahui merupakan pengurus HIPMI Perguruan Tinggi, sementara Wakil Ketua BEM berasal dari UKM Kewirausahaan.

“Dengan latar belakang itu, kami ingin membangun jejaring yang lebih luas melalui kolaborasi antara UKM kewirausahaan dan HIPMI Perguruan Tinggi, untuk memperkuat program entrepreneur mahasiswa,” katanya.

Sementara itu, program perempuan berani bersuara diangkat sebagai ruang penguatan kapasitas dan keberanian perempuan, baik secara internal maupun eksternal kampus. Fitriyah menilai, kepemimpinan perempuan di BEM UHO menjadi momentum penting untuk mendorong isu-isu perempuan agar lebih mendapatkan perhatian.

“Program ini bertujuan melatih jiwa kepemimpinan dan keberanian perempuan untuk menyuarakan gagasan serta pendapatnya. Apalagi hari ini kepemimpinan BEM UHO dipimpin oleh perempuan,” ungkapnya.

Meski telah menetapkan dua program prioritas, Fitriyah menegaskan bahwa seluruh program kerja BEM UHO ke depan tetap akan dibahas dan dirumuskan bersama jajaran pengurus secara kolektif.

“Program-program lainnya tentu akan kami diskusikan bersama seluruh pengurus BEM selama satu tahun kepemimpinan ke depan,” tutupnya.

Dengan program prioritas tersebut, BEM UHO periode 2026 diharapkan mampu menjadi motor penggerak pengembangan potensi mahasiswa, baik dalam bidang kewirausahaan maupun penguatan peran perempuan di lingkungan kampus.

Laporan: Andi Mahfud

Read Entire Article
Finance | Berita| Koran| Selebritis|