UPA PK2M UHO Gelar Pelatihan PMW, Siapkan 150 Mahasiswa Menjadi Wirausaha Muda dan Penggerak Koperasi

12 hours ago 4

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Universitas Halu Oleo (UHO) melalui Unit Penunjang Akademik (UPA) Pengembangan Karir dan Kewirausahaan Mahasiswa (PK2M) menggelar Pelatihan Program Mahasiswa Wirausaha (PMW) yang berlangsung di Sahid Azizah Syariah Hotel and Convention Kendari, 10–11 Juni 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya kampus dalam membangkitkan kembali ekosistem kewirausahaan mahasiswa yang sempat mengalami stagnasi dalam beberapa tahun terakhir.

Kepala UPA PK2M UHO, Lade Sirjon, SH., LL.M., menjelaskan bahwa pelatihan tersebut merupakan bagian dari rangkaian program kerja kewirausahaan yang dilaksanakan secara terintegrasi sepanjang tahun. Sebelum pelatihan ini, pihaknya telah menggelar Pitching Day dan kompetisi bisnis sebagai wadah mahasiswa mengembangkan ide usaha sekaligus menguji kelayakan bisnis yang mereka rancang.

Dalam wawancara usai membuka kegiatan, Lade Sirjon mengatakan bahwa peserta pelatihan berjumlah sekitar 150 mahasiswa yang berasal dari berbagai fakultas di lingkungan UHO. Mereka merupakan mahasiswa yang telah memiliki gagasan usaha dan direkomendasikan oleh program studi maupun fakultas masing-masing.

Menurutnya, setiap fakultas mendapatkan kuota peserta yang berbeda, berkisar antara delapan hingga dua belas orang. Mahasiswa yang dipilih adalah mereka yang dinilai memiliki minat dan potensi untuk mengembangkan usaha serta menjadi bagian dari komunitas kewirausahaan kampus.

“Peserta yang hadir ini memang merupakan mahasiswa yang selama ini aktif dalam kegiatan kewirausahaan di fakultasnya masing-masing. Kami himpun di tingkat universitas agar mereka mendapatkan pembinaan yang lebih terarah dan terintegrasi,” ujar Lade Sirjon.

Ia menuturkan bahwa setelah pelatihan selesai, peserta akan kembali diseleksi untuk mendapatkan kesempatan mengikuti program Mahasiswa Wirausaha yang disertai dukungan pembinaan dan bantuan modal usaha. Langkah tersebut diharapkan dapat mendorong lahirnya lebih banyak usaha rintisan mahasiswa di lingkungan kampus.

Lade mengungkapkan bahwa saat ini semangat kewirausahaan mahasiswa mulai menunjukkan peningkatan. Hampir seluruh fakultas telah menyelenggarakan expo kewirausahaan sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan kreativitas dan inovasi bisnis mahasiswa.

Menurutnya, perkembangan kewirausahaan di lingkungan UHO semakin terasa karena berbagai unit dan fakultas kini turut aktif mengembangkan program-program kewirausahaan. Kondisi tersebut dinilai menjadi modal penting dalam membangun budaya kewirausahaan yang kuat di kalangan mahasiswa.

“UPA PK2M ingin menjadi motor penggerak tumbuhnya kembali animo kewirausahaan mahasiswa. Setelah beberapa tahun berjalan tanpa program yang terstruktur, sekarang kami kembali mendapat dukungan penuh untuk mengembangkan program pembinaan dan bantuan usaha mahasiswa,” ujarnya.

Ia menambahkan, dukungan tersebut semakin kuat setelah dibukanya kembali peluang bantuan modal usaha bagi mahasiswa. Kebijakan itu dinilai mampu membangkitkan minat mahasiswa untuk mulai merintis usaha kecil dan UMKM sejak masih berada di bangku kuliah.

Berdasarkan data yang dimiliki UPA PK2M, dari sekitar 28 ribu mahasiswa aktif di UHO, terdapat kurang lebih 600 mahasiswa yang terlibat dalam aktivitas kewirausahaan. Dari jumlah tersebut, sekitar 168 mahasiswa menjadi binaan aktif yang terus dipantau perkembangan usahanya melalui berbagai program pendampingan.

Lebih lanjut, pihaknya tengah menyiapkan pembentukan koperasi mahasiswa yang akan menjadi wadah pengembangan usaha sekaligus sarana belajar praktik bisnis bagi mahasiswa. Koperasi tersebut direncanakan memiliki pusat kegiatan di tingkat universitas serta unit-unit usaha di fakultas yang dikelola langsung oleh mahasiswa.

Menurut Lade Sirjon, koperasi mahasiswa nantinya diharapkan mampu menjadi pusat distribusi berbagai kebutuhan mahasiswa sekaligus wadah pemasaran produk-produk hasil usaha mahasiswa. Bahkan, pihaknya telah mengidentifikasi sejumlah mahasiswa yang memiliki pengalaman mengelola usaha untuk dipersiapkan menjadi pengurus awal koperasi tersebut.

Untuk mendukung rencana tersebut, UPA PK2M akan menggelar Pelatihan Pengelola Koperasi Mahasiswa pada 18 Juni mendatang. Peserta pelatihan akan direkrut dari berbagai fakultas dan diproyeksikan menjadi calon pengurus koperasi mahasiswa di masa depan apabila program tersebut resmi dibentuk.

Selain fokus pada pengembangan kewirausahaan internal kampus, UPA PK2M juga aktif menjalin kemitraan dengan dunia usaha dan industri. Lade Sirjon menegaskan bahwa pihaknya selalu membuka ruang kolaborasi selama kerja sama tersebut memberikan manfaat bagi mahasiswa, terutama dalam mendukung pengembangan kompetensi dan penyerapan alumni di dunia kerja.

Ia juga mengungkapkan bahwa dalam waktu dekat UHO akan menjadi tuan rumah sejumlah kompetisi tingkat nasional hasil kerja sama dengan berbagai mitra strategis, termasuk kompetisi ide bisnis yang didukung oleh Pertamina. Kegiatan tersebut terbuka bagi peserta dari UHO maupun perguruan tinggi lain di Indonesia dan diharapkan semakin memperkuat budaya inovasi, kewirausahaan, serta kolaborasi di kalangan mahasiswa.

Di akhir wawancara, Lade Sirjon menegaskan bahwa UPA PK2M berkomitmen terus menghadirkan program-program yang berorientasi pada pengembangan kapasitas mahasiswa. Melalui pelatihan, pendampingan usaha, penguatan koperasi mahasiswa, hingga kemitraan dengan dunia industri, UHO berharap dapat mencetak lebih banyak lulusan yang tidak hanya siap bekerja, tetapi juga mampu menciptakan lapangan pekerjaan dan menjadi penggerak ekonomi di masyarakat.

Laporan: Andi Mahfud

Read Entire Article
Finance | Berita| Koran| Selebritis|