Gambar, ilustrasi penemuan mayat perempuan di kost (Istimewa)
SULTRAKINI.COM: WAKATOBI- Seorang perempuan bernama Sali (41), warga Kelurahan Pongo, Kecamatan Wangi-Wangi, Kabupaten Wakatobi, Provinsi Sulawesi Tenggara, ditemukan meninggal dunia dalam kondisi membusuk di kamar rumah kosnya, Kamis malam (8/1/2026) sekitar pukul 18.00 WITA. Peristiwa ini pertama kali diketahui setelah anaknya menerima telepon dari orang tak dikenal yang mengaku sebagai kurir.
Awalnya, Dimas, anak almarhumah, mendapat panggilan dari seseorang yang mengaku sebagai kurir Shopee. Penelpon tersebut meminta bertemu dengan ibunya di depan Swalayan Dwi Cahaya, yang berjarak sekitar 30 meter dari rumah kos korban.
Namun karena sang ibu tak kunjung datang ke lokasi yang dijanjikan, Dimas kemudian mendatangi rumah kos ibunya untuk menyampaikan informasi terkait paket tersebut. Setibanya di depan kamar kos, Dimas sempat memanggil ibunya. Meski mencium bau menyengat, ia tidak menaruh curiga.
Setelah membuka pintu kamar, Dimas terkejut melihat ibunya terbaring kaku tak bernyawa. Wajah dan tangan korban tampak membiru. Di bagian kaki korban masih terdapat sejadah, sementara korban masih mengenakan rok mukena, yang diduga menandakan korban hendak atau telah melaksanakan salat.
Dalam kondisi terpukul, Dimas segera memanggil pamannya, Yayun, untuk melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian, sekaligus memberitahukan keluarga lainnya.
Yayun mengatakan, almarhumah sehari-hari bekerja sebagai pedagang kosmetik di Pasar Sentral Wangi-Wangi Selatan dan telah tinggal sendiri di rumah kos tersebut selama sekitar dua tahun terakhir.
“Adik saya tinggal hanya bersama anak angkatnya yang masih bersekolah di SMA. Terakhir, hari Selasa sore dia sempat ke rumah mama kami. Jadi kemungkinan meninggalnya pada malam hari,” ujar Yayun.
Dari hasil pengamatan awal pihak keluarga, terdapat indikasi pendarahan di bagian kepala korban. Darah juga terlihat keluar dari hidung, mulut, dan telinga.
Pihak keluarga juga mengungkap adanya kejanggalan. Setelah menghubungi pihak Shopee untuk menelusuri paket yang disebutkan oleh penelpon, tidak ditemukan nama almarhumah dalam daftar penerima paket.
Kasat Reskrim Polres Wakatobi, AKP Muh. Alwi Akbar, S.H., M.H., yang ditemui di lokasi kejadian usai dilakukan visum et repertum,
belum memberikan keterangan lebih lanjut terkait penyebab kematian korban.
Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti kematian korban.
Laporan: Amran Mustar Ode

2 weeks ago
33
















































