SULTRAKINI.COM: KENDARI – Stand Dinas Perkebunan dan Hortikultura Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) membagikan sebanyak 1.200 bibit tanaman secara gratis kepada masyarakat dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-62 Sultra di kawasan MTQ Kendari.
Bibit yang dibagikan terdiri dari tiga jenis tanaman hortikultura, yakni cabai, tomat, dan terong. Pembagian bibit telah dimulai sejak malam pembukaan dan akan berlangsung hingga penutupan acara.
Kepala Bidang Hortikultura, Dr. Arwin, menjelaskan bahwa selain bibit sayuran, pada penutupan acara juga akan dibagikan bibit tanaman perkebunan seperti durian dan kakao.
“Untuk mendapatkan bibit, masyarakat tidak perlu memenuhi persyaratan yang rumit. Cukup mengisi daftar hadir melalui barcode yang telah disediakan panitia, kemudian menunjukkan bukti tersebut untuk menerima bibit,” ujarnya.
Ia menambahkan, program ini terbuka untuk umum, namun tetap memprioritaskan masyarakat Kota Kendari.
Antusiasme masyarakat terhadap pembagian bibit ini terbilang sangat tinggi. Hal tersebut terlihat dari jumlah permintaan yang kerap melebihi target harian.
“Setiap hari kami menyiapkan sekitar 300 bibit, namun karena antusias masyarakat sangat besar, jumlahnya sering bertambah menjadi 350 hingga 400 bibit yang harus kami siapkan,” jelasnya.
Menurut Arwin, tingginya minat masyarakat menunjukkan adanya kesadaran untuk memanfaatkan lahan pekarangan dengan menanam tanaman hortikultura.
Sementara itu, Kepala Balai Benih Induk Hortikultura Amoito, Azimin, menyampaikan bahwa kegiatan ini juga disertai edukasi kepada masyarakat terkait teknik penanaman yang benar.
Ia menjelaskan, salah satu inovasi yang diperkenalkan adalah metode penyemaian menggunakan kantong plastik es. Metode ini memungkinkan bibit dapat langsung dipindahkan ke media tanam tanpa harus dilepas dari wadahnya, sehingga mengurangi risiko layu atau kematian tanaman.
“Selama ini banyak masyarakat mengalami kegagalan pada fase semai. Melalui metode ini, bibit bisa langsung ditanam tanpa harus dipindahkan secara manual, sehingga tingkat keberhasilannya lebih tinggi, terutama untuk tanaman seperti tomat yang cukup sensitif,” ujarnya.
Ia juga mendorong masyarakat untuk memanfaatkan barang bekas sebagai media tanam, seperti galon air, botol plastik, hingga karung beras, guna mendukung pemanfaatan lahan pekarangan secara optimal.
Selain pembagian bibit, pihaknya juga membuka ruang bagi masyarakat yang ingin belajar langsung mengenai praktik budidaya tanaman dengan mengunjungi fasilitas hortikultura di Sultra.

Lebih lanjut, Arwin menegaskan bahwa program pembagian bibit gratis ini merupakan salah satu upaya pemerintah daerah dalam menekan inflasi pangan, khususnya pada komoditas hortikultura seperti cabai dan tomat.
“Komoditas seperti cabai dan tomat menjadi salah satu penyumbang inflasi. Melalui kegiatan ini, kami mengajak masyarakat untuk menanam sendiri di rumah, sehingga dapat membantu menekan inflasi pangan,” jelasnya.
Program ini juga merupakan tindak lanjut dari arahan Gubernur Sultra untuk memperkuat ketahanan pangan melalui pemanfaatan lahan pekarangan.
Dalam kegiatan tersebut, setiap pengunjung berkesempatan memperoleh tiga jenis bibit sekaligus, masing-masing satu bibit cabai, tomat, dan terong.
Dinas Perkebunan dan Hortikultura Sultra pun mengajak masyarakat untuk mengunjungi stand mereka selama pameran berlangsung, sekaligus memanfaatkan kesempatan mendapatkan bibit gratis sebagai bagian dari gerakan menanam untuk kesejahteraan.
Laporan: Andi Mahfud

5 hours ago
3

















































