SULTRAKINI.COM: KENDARI – Plt. Rektor Universitas Halu Oleo (UHO), Dr. Herman, S.H., LL.M., menegaskan bahwa kepengurusan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan Majelis Permusyawaratan Mahasiswa (MPM) UHO periode 2026 memikul amanah besar yang harus dipertanggungjawabkan, tidak hanya kepada mahasiswa, tetapi juga kepada Tuhan Yang Maha Esa.
Penegasan tersebut disampaikan Plt. Dr. Herman UHO dalam sambutannya usai prosesi sumpah dan pelantikan pengurus BEM dan MPM UHO yang digelar di Ruang Senat Lantai 4 Rektorat UHO, Rabu (21/1/2026) pukul 09.00 Wita.
Plt. Dr. Herman mengingatkan bahwa sumpah jabatan bukan sekadar formalitas, melainkan komitmen moral dalam menjalankan kewenangan dengan satu tujuan utama, yakni menjaga harkat dan martabat Universitas Halu Oleo. Ia menekankan pentingnya menjadikan organisasi mahasiswa sebagai ruang pembelajaran yang beretika dan konstruktif.
“Silakan menyampaikan pendapat, tetapi tetap dalam koridor akademik, persahabatan, dan semangat membangun kerja sama,” tegasnya.
Dalam sambutannya, Plt. Dr. Herman juga mengapresiasi proses pemilihan BEM dan MPM UHO yang dinilainya berlangsung lancar, aman, dan tertib. Menurutnya, hal tersebut mencerminkan semakin matangnya demokrasi mahasiswa di lingkungan UHO.
Ia menjelaskan bahwa lahirnya regulasi pemilihan mahasiswa, termasuk Peraturan Rektor Nomor 853, berangkat dari pengalaman masa lalu ketika pemilihan kerap menimbulkan konflik. Regulasi tersebut, kata Plt. Rektor, dirancang untuk membangun sistem demokrasi mahasiswa yang lebih sehat dan berkeadilan.
“Sekarang bukan lagi era adu kekuatan. Organisasi mahasiswa membutuhkan pendekatan yang lebih rasional dan ilmiah,” ujarnya.
Plt. Dr. Herman menegaskan bahwa fokus pembinaan kemahasiswaan saat ini diarahkan pada peningkatan prestasi, baik akademik maupun nonakademik. Karena itu, pengurus lembaga kemahasiswaan diharapkan mampu menggerakkan mahasiswa agar aktif, terampil, dan berprestasi di berbagai bidang.
Ia juga memberikan pesan khusus kepada Ketua dan Wakil Ketua BEM UHO terpilih agar menyusun komposisi kepengurusan secara profesional. Jumlah pengurus dibatasi maksimal 50 orang, dengan syarat mahasiswa aktif dan memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 3,0.
“Pengurus BEM adalah orang-orang pilihan. Bukan hanya cakap berorganisasi, tetapi juga cakap dalam cara berpikir,” katanya.
Selain itu, Plt. Dr. Herman menyinggung dinamika pemilihan pimpinan mahasiswa yang dinilainya membawa warna baru, termasuk terpilihnya Ketua dan Wakil Ketua BEM dari kalangan perempuan. Menurutnya, hal tersebut merupakan bagian dari dinamika demokrasi dan strategi perubahan yang direspons positif oleh mahasiswa.
Terkait MPM, Plt. Dr. Herman menekankan bahwa keterpilihan sebagai anggota sudah merupakan pencapaian besar karena mewakili ribuan mahasiswa di masing-masing fakultas. Ia mengingatkan agar seluruh anggota MPM menghargai proses pemilihan pimpinan dan tidak memandang jabatan ketua sebagai satu-satunya ukuran keberhasilan.
Pada bagian akhir sambutannya, Plt. Dr. Herman kembali menegaskan bahwa identitas utama pengurus lembaga adalah mahasiswa. Karena itu, tanggung jawab terbesar yang harus dijaga adalah menyelesaikan studi tepat waktu.
“Berorganisasi itu penting, tetapi tujuan utama Anda tetap kuliah dan menjadi sarjana. Organisasi adalah proses pembelajaran, bukan tujuan akhir,” tegasnya.
Dr. Herman pun mendoakan agar seluruh pengurus BEM dan MPM UHO periode 2026 mampu menjalankan organisasi dengan baik, menjaga prestasi akademik, serta menjadikan keberhasilan hari ini sebagai awal dari kesuksesan-kesuksesan berikutnya di masa depan.
Daftar Anggota Majelis Permusyawaratan Mahasiswa (MPM) Universitas Halu Oleo Periode 2026.
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP)
1. Helda Asriani
2. La Ode Sardiman
3. Elma Fajria
Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB)
4. Alfatir Aditya Perdana
5. Marsandy
6. Denisya Putri Alwi
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP)
7. La Ode Muh. Ichandra Kirana Prasetyo
8. La Ode Amala
9. La Ode Aswan
Fakultas Pertanian
10. Riski
11. La Ode Munawir Sajali
12. Amri Rivaldi
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA)
13. Nagoya Valentino Heron
14. Miftahul Khuda
15. La Ode Zahlan
Fakultas Teknik
16. Muhamad Ahya Fahrezi
17. Rifal
Fakultas Hukum 18. Musfadil
19. Risaldo
20. Muhammad Rizky Affandi
Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK)
21. Zakat Anisa Fitri
22. Andi Asmaul Husna
23. Nining Dewi Kartikawati
Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM)
24. Marliyana
25. Fitriani Iqbal
26. Lian Eka Fazali
Fakultas Peternakan
27. Ipul Asmawih
28. Hamrin
29. La Ode Harianton
Fakultas Ilmu Budaya (FIB)
30. Amir Marfat
31. Ayman
32. Maulidin
33. Galang Ramadhan R
34. Sari Murthi Wulandari
Fakultas Farmasi
35. Yudi Nur Afan
36. Muh. Ilham H.A
37. Asrumin
Fakultas Kedokteran
38. Dinda Aurelya Chantika
39. Archita Maharani S
40. Andi Husnul Mariyah
Sementara itu, dalam wawancara usai pelantikan, Plt. Rektor UHO Dr. Herman, S.H., LL.M. menilai proses pemilihan BEM dan MPM UHO, baik di tingkat universitas maupun fakultas, berjalan lancar dan menunjukkan kemajuan signifikan. Salah satu indikatornya adalah tidak adanya komplain dari MSUK, yang menandakan meningkatnya kepatuhan terhadap aturan serta kedewasaan mahasiswa dalam berdemokrasi.
Ia menegaskan bahwa pengurus BEM dan MPM merupakan mahasiswa terpilih dari sekitar 40 ribu mahasiswa UHO. Karena itu, amanah tersebut harus dijalankan secara sungguh-sungguh dengan fokus pada pengembangan keterampilan dan kapasitas mahasiswa, sehingga mampu berkompetisi serta mengharumkan nama universitas melalui prestasi akademik maupun nonakademik.
Terkait fungsi kontrol sosial, Dr. Herman mendorong mahasiswa untuk menggunakan cara-cara yang lebih relevan dengan perkembangan zaman, seperti menuangkan gagasan dalam tulisan, pemikiran kritis, serta langkah-langkah yang berada dalam koridor akademik dan hukum. Menurutnya, pendekatan yang argumentatif dan berbasis data akan lebih efektif dan berdampak dibandingkan cara-cara konvensional semata.
Lapora: Andi Mahfud

6 days ago
18
















































