Pemprov Sultra Lakukan Rotasi Pejabat, Satu Orang Mengundurkan Diri

1 week ago 26

SULTRAKINI.COM: KENDARI-Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Pemprov Sultra) kembali melakukan rotasi dan penyegaran jabatan di lingkungan birokrasi sebagai bagian dari langkah strategis memperkuat tata kelola pemerintahan. Gubernur Sulawesi Tenggara, Andi Sumangerukka, secara resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama serta Pejabat Fungsional di lingkungan Pemprov Sultra dalam sebuah prosesi yang berlangsung khidmat.

Pelantikan tersebut menandai komitmen Pemprov Sultra dalam menata sumber daya manusia aparatur secara berkelanjutan agar mampu menjawab tantangan pembangunan daerah yang semakin kompleks. Sebanyak 18 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan 32 Pejabat Fungsional resmi dilantik dan dipercaya mengemban amanah baru. Kehadiran para pejabat ini diharapkan dapat membawa semangat pembaruan, ide-ide segar, serta peningkatan kinerja organisasi perangkat daerah.

Dalam sambutannya, Gubernur Sultra, Andi Sumangerukka, menegaskan bahwa jabatan bukanlah sekadar posisi struktural, melainkan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, kejujuran, dan keikhlasan. Ia meminta seluruh pejabat yang baru dilantik untuk bekerja dengan tulus, profesional, dan tidak merasa takut ataupun ragu dalam menjalankan tugas yang diemban.

“Pemilik jabatan itu adalah Allah SWT. Kalau ada kebaikan dalam diri Anda, tidak usah khawatir. Alam akan menyeleksi dengan sendirinya. Ini tangan-tangan Mahakuasa yang menunjuk Anda menjadi pejabat. Bukan saya, tetapi melalui tangan saya,” ujar Gubernur Sultra, Andi Sumangerukka di hadapan para pejabat yang dilantik.

Lebih lanjut, orang nomor satu di Bumi Anoa, menjelaskan bahwa proses pelantikan dan rotasi jabatan ini bukan semata-mata pergantian posisi, tetapi merupakan bagian dari peningkatan karier ASN serta penataan Sumber Daya Manusia (SDM) secara sistematis.

“Penataan tersebut diarahkan untuk memastikan setiap pejabat ditempatkan sesuai kompetensi, pengalaman, dan kapasitasnya, sehingga pelayanan publik dapat berjalan lebih optimal,” ungkapnya

Menurut mantan Pangdam Hasanuddin, tantangan birokrasi saat ini dan ke depan semakin kompleks, seiring dengan meningkatnya tuntutan masyarakat terhadap pelayanan yang cepat, transparan, dan akuntabel. Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya transformasi mental bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN), khususnya pejabat struktural yang memiliki peran strategis dalam pengambilan kebijakan.

“Kita harus menyadari bahwa tantangan birokrasi semakin berat. Olehnya itu, seluruh ASN wajib mengubah mindset atau cara pandang. Dari yang sebelumnya ingin dilayani, menjadi melayani masyarakat. Dari bekerja rutinitas, menjadi bekerja dengan orientasi hasil,” tegasnya.

Dia juga mengingatkan agar para pejabat meninggalkan ego sektoral yang kerap menjadi penghambat koordinasi dan sinergi antar perangkat daerah. Ia meminta agar setiap pimpinan OPD mampu membangun kolaborasi yang kuat, saling mendukung, serta berorientasi pada tujuan pembangunan daerah secara menyeluruh.

“Selain itu, saya juga menekankan pentingnya integritas, loyalitas, dan disiplin sebagai fondasi utama dalam menjalankan roda pemerintahan. Ia mengingatkan bahwa kepercayaan yang diberikan harus dijaga dengan kinerja nyata dan sikap kepemimpinan yang memberi teladan bagi seluruh ASN di bawahnya,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Dia menegaskan bahwa Pemprov Sultra berkomitmen menerapkan prinsip profesionalisme dan meritokrasi dalam pengisian jabatan, sehingga setiap ASN memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang berdasarkan kinerja dan kompetensi.

“Saya berharap para pejabat yang baru dilantik dapat segera beradaptasi, bekerja cepat, serta menghadirkan terobosan-terobosan kebijakan yang berdampak langsung bagi masyarakat,” harapnya.

Adapun 18 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama yang dilantik, yakni:

1. Kepala Biro Administrasi Pimpinan (Adpim): Haris Ranto

2. Kepala Biro Umum Setda Sultra: Mukhtar

3. Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa Setda Sultra: Mahadir Muhammad

4. Kepala Dinas Sosial (Dinsos): Andi Parinringi

5. Kepala Dinas Kesehatan Sultra: dr Andi Edy Surahmat

6. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag): Sukanto Toding

7. Direktur RSUD Bahteramas Sultra: dr Sukirman

8. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD): Yuni Nurmalawati

9. Kepala Dinas Pariwisata Sultra: Ridwan Badallah

10. Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP): La Ode Muhammad Nurjaya

11. Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan Sultra: Martin Effendi Patulak

12. Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD): Umikun Latifah

13. Asisten Administrasi Perekonomian dan Pembangunan Setda Sultra: Mujahidin

14. Kepala Dinas Kehutanan Sultra: Ardiansyah

15. Asisten Administrasi Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Sultra: Pahri Yamsul

16. Asisten Administrasi Umum Setda Sultra: Rony Yakob Laute

7. Staf Ahli Gubernur Bidang Kemasyarakatan dan SDM : Belli Harli Tombili

18. La Haruna (Mengundurkan diri)

Laporan: Riswan

Read Entire Article
Finance | Berita| Koran| Selebritis|