Pemkot Kendari Siapkan Beasiswa D3 hingga S3, IAIN Kendari Dorong Peningkatan Kualitas SDM

12 hours ago 6

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari bersama Pemerintah Kota Kendari menggelar Focus Group Discussion (FGD) penyusunan naskah akademik Rancangan Peraturan Wali Kota (Perwali) tentang Bantuan Beasiswa Mahasiswa, Selasa (19/5/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Ruang Amphiteater IAIN Kendari tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam memperkuat pembangunan sumber daya manusia melalui sektor pendidikan. FGD ini turut menghadirkan tim penyusun naskah akademik dari Pemerintah Kota Kendari, pimpinan kampus, hingga kalangan akademisi IAIN Kendari.

Dalam sambutannya, Wakil Rektor I IAIN Kendari, Jumarddin La Fua menyampaikan apresiasi atas inisiatif Pemerintah Kota Kendari yang menghadirkan program bantuan beasiswa bagi mahasiswa.

Menurutnya, program tersebut merupakan langkah strategis untuk mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kota Kendari, khususnya dalam membuka akses pendidikan yang lebih luas bagi masyarakat.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi pemaparan draft rancangan Perwali Bantuan Beasiswa Mahasiswa oleh Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Pemerintah Kota Kendari, Sapri.

Dalam paparannya, Sapri menjelaskan bahwa tim penyusun tengah merancang regulasi yang mampu menjawab kebutuhan mahasiswa di Kota Kendari. Secara umum, program bantuan beasiswa tersebut dibagi ke dalam empat kategori utama, yakni beasiswa prestasi akademik, beasiswa prestasi non-akademik, beasiswa bagi mahasiswa kurang mampu, serta bantuan penyelesaian studi.

Untuk kategori prestasi non-akademik, bantuan diberikan kepada mahasiswa yang berhasil meraih juara pada ajang perlombaan tingkat regional, nasional, hingga internasional.

Pemerintah Kota Kendari, lanjutnya, juga berkomitmen mengakomodasi sebanyak mungkin penerima bantuan pada tahun ini, mulai dari jenjang Diploma Tiga (D3) hingga Strata Tiga (S3). Karena itu, nominal bantuan dirancang lebih merata agar dapat menjangkau lebih banyak mahasiswa.

Adapun besaran bantuan pendidikan yang diusulkan yakni D3 hingga S1 sebesar Rp2,5 juta, jenjang S2 sebesar Rp5 juta, dan S3 sebesar Rp7,5 juta. Sementara bantuan penyelesaian studi dirancang sebesar Rp3,5 juta untuk D3, Rp5 juta bagi D4/S1, Rp7,5 juta untuk S2, serta Rp10 juta bagi mahasiswa S3.

Khusus bantuan penyelesaian studi, mahasiswa diwajibkan melampirkan proposal tugas akhir yang telah dilegalisasi oleh dosen pembimbing dan pejabat kampus masing-masing sesuai ketentuan perguruan tinggi.

Selain itu, mekanisme penyaluran bantuan dirancang dilakukan langsung melalui rekening perguruan tinggi guna memastikan akuntabilitas serta ketepatan sasaran penerima bantuan.

Dalam forum tersebut, Pemerintah Kota Kendari juga meminta masukan dari pimpinan dan akademisi IAIN Kendari terkait mekanisme pengajuan beasiswa yang selama ini diterapkan di lingkungan kampus. Masukan tersebut nantinya akan menjadi bahan penyempurnaan rancangan kebijakan sebelum resmi ditetapkan menjadi Peraturan Wali Kota.

Di akhir kegiatan, Jumarddin La Fua berharap program bantuan beasiswa yang tengah disusun nantinya tidak hanya menyasar mahasiswa jenjang S1, tetapi juga dapat mengakomodasi mahasiswa S2 dan S3. Ia juga berharap FGD tersebut menjadi ruang akademik yang produktif dalam memberikan penguatan terhadap rancangan kebijakan yang sedang disusun.

Laporan: Andi Mahfud

Read Entire Article
Finance | Berita| Koran| Selebritis|