OJK, BEI, dan Kemenag Bersinergi Perkuat Literasi Pasar Modal Syariah di Kendari

6 hours ago 4

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Upaya memperkuat ekosistem ekonomi syariah di Sulawesi Tenggara terus digencarkan. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sulawesi Tenggara bersinergi dengan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) serta Kementerian Agama (Kemenag) Kota Kendari menggelar Sekolah Pasar Modal Syariah di Aula Gedung Kementerian Haji Kota Kendari, Rabu (21/1).

Kegiatan bertajuk “Investasi Berkah, Sultra Sejahtera” ini diikuti 76 peserta yang merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Kemenag Kota Kendari. Program tersebut bertujuan memberikan pemahaman mendalam mengenai investasi yang aman, legal, dan sesuai dengan prinsip syariah.

Tren Positif Investor di Sulawesi Tenggara

Dalam sambutan OJK Sultra yang dibacakan Manajer Madya PEPK dan LMSt OJK Sultra, Desiyani Patra Rapang, disampaikan bahwa minat investasi masyarakat Sulawesi Tenggara menunjukkan tren peningkatan yang signifikan.

Berdasarkan data per November 2025, jumlah Single Investor Identification (SID) di Sulawesi Tenggara mencapai 157.693 rekening atau tumbuh sebesar 40,68 persen secara tahunan (year-on-year).

“Pertumbuhan investor yang signifikan merupakan sinyal positif bagi peningkatan inklusi keuangan daerah. Namun, hal ini harus diimbangi dengan pemahaman risiko agar masyarakat tidak terjebak dalam investasi bodong,” tegas Desiyani.

Waspada Kerugian Investasi Ilegal

OJK juga menyoroti pentingnya edukasi literasi keuangan mengingat tingginya kerugian akibat aktivitas keuangan ilegal. Data Indonesia Anti-Scam Centre (IASC) mencatat total kerugian masyarakat Sulawesi Tenggara mencapai Rp21,8 miliar.

Kota Kendari menjadi wilayah terdampak tertinggi dengan 579 laporan aktivitas ilegal dan total kerugian mencapai Rp10,7 miliar.

Sebagai langkah preventif, OJK mengimbau masyarakat untuk selalu menerapkan prinsip 2L, yakni Legal dan Logis, sebelum berinvestasi. Prinsip ini penting untuk menghindari skema ponzi maupun penipuan yang kerap menggunakan modus duplikasi nama perusahaan resmi.

Kepala Kantor Kemenag Kota Kendari, Hj. Marni, mengapresiasi penuh penyelenggaraan kegiatan tersebut. Menurutnya, literasi keuangan syariah sangat penting bagi ASN agar mampu mengelola keuangan secara produktif dan bernilai keberkahan.

Senada dengan itu, Kepala Kantor BEI Sulawesi Tenggara, Bayu Saputra, meyakinkan peserta agar tidak ragu berinvestasi di pasar modal syariah. Ia menegaskan bahwa seluruh instrumen pasar modal syariah telah melalui proses seleksi ketat dan berada di bawah pengawasan Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI) serta OJK, baik dari sisi operasional usaha maupun rasio keuangan.

Penyelenggaraan Sekolah Pasar Modal Syariah ini merupakan bagian dari implementasi program Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kota Kendari. Melalui kolaborasi lintas instansi tersebut, diharapkan masyarakat semakin cerdas dan bijak dalam berinvestasi sehingga mampu memberikan kontribusi nyata bagi penguatan ekonomi daerah yang berkelanjutan.

Laporan: Riswan

Read Entire Article
Finance | Berita| Koran| Selebritis|