Ketua Panitia Tegaskan Pilrek UHO Berjalan Profesional dan Bebas Intervensi

20 hours ago 9

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Ketua Panitia Pemilihan Rektor (Pilrek) Universitas Halu Oleo (UHO), Prof. Dr. Ir. Ali Bain, M.Si., menegaskan proses pemilihan rektor periode 2026–2030 akan berlangsung secara profesional, transparan, dan bebas dari intervensi pihak mana pun.

Pernyataan tersebut disampaikan Ali Bain menanggapi berbagai pertanyaan terkait posisi Pelaksana Tugas (Plt) Rektor UHO, Dr. Herman, yang saat ini juga tercatat sebagai salah satu bakal calon rektor dalam proses Pilrek UHO.

Menurutnya, saat ini Dr. Herman masih berstatus sebagai Plt Rektor UHO. Namun, karena sedang menjalankan ibadah haji, tugas kepemimpinan kampus untuk sementara dilaksanakan oleh Pelaksana Harian (Plh) Rektor sesuai ketentuan yang berlaku.

Ali Bain menjelaskan, masa jabatan Plt Rektor masih berjalan berdasarkan surat keputusan yang berlaku hingga tahapan tertentu dalam proses Pilrek. Setelah kembali dari Tanah Suci, status dan tugas Plt Rektor dapat dikonfirmasi langsung kepada Dr. Herman.

Meski salah satu bakal calon rektor berasal dari unsur pimpinan kampus yang sedang menjabat, Panitia Pilrek memastikan seluruh tahapan tetap berjalan sesuai aturan dan mekanisme yang telah ditetapkan oleh senat universitas.

“Selaku saya Ketua Panitia Pilrek UHO dan seluruh panitia, kami memegang komitmen yang sama dengan seluruh bakal calon rektor untuk menyelenggarakan proses ini secara profesional tanpa embel-embel maupun intervensi dari pihak mana pun,” kata Ali Bain.

Ia menegaskan panitia merupakan perangkat senat yang memiliki tanggung jawab menjaga integritas serta kredibilitas seluruh tahapan pemilihan rektor.

“Kami akan bekerja sesuai persyaratan dan ketentuan yang berlaku berdasarkan peraturan tahun 2016, 2017, dan perubahan tahun 2018. Insya Allah seluruh proses dapat berjalan dengan baik,” ujarnya.

Lebih lanjut, Ali Bain mengatakan seluruh bakal calon rektor juga telah menunjukkan komitmen untuk menciptakan suasana Pilrek yang kondusif, sehat, dan penuh semangat kebersamaan.

Menurutnya, momentum Pilrek kali ini dapat menjadi sejarah baru bagi UHO apabila seluruh tahapan berlangsung damai tanpa konflik maupun dinamika yang berpotensi mengganggu proses demokrasi akademik di kampus.

Terkait tingginya jumlah pendaftar bakal calon rektor, panitia mengaku telah melakukan berbagai langkah antisipasi agar pelayanan administrasi berjalan optimal. Salah satunya dengan meminta para pendaftar menyampaikan informasi lebih awal sebelum hari pendaftaran.

“Kami menyarankan bakal calon rektor menginformasikan rencana pendaftaran setidaknya satu hari sebelumnya agar panitia dapat mempersiapkan seluruh kebutuhan administrasi dengan baik,” jelasnya.

Ali Bain menambahkan sebagian besar anggota panitia juga merupakan dosen dan pejabat di lingkungan kampus yang tetap menjalankan tugas rutin. Karena itu, koordinasi dan pemberitahuan lebih awal sangat membantu kelancaran proses pendaftaran.

Setelah seluruh berkas bakal calon diverifikasi, panitia akan menetapkan peserta yang memenuhi syarat administrasi dan melaporkannya kepada Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi pada 19 Juni 2026.

“Nantinya bakal calon yang dinyatakan memenuhi syarat akan mengikuti tahapan penyampaian visi dan misi pada 29 Juni 2026 sesuai jadwal yang telah ditetapkan,” tutup Ali Bain.

Laporan: Andi Mahfud

Read Entire Article
Finance | Berita| Koran| Selebritis|