Hari Pertama Libur Sekolah, 893 Siswa SMA Negeri 4 Kendari Tetap Terima Program MBG

2 weeks ago 32

SULTRAKINI.COM: KENDARI— Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap dilaksanakan di SMA Negeri 4 Kota Kendari meski sekolah tengah memasuki masa libur. Pelaksanaan program di hari pertama tersebut dipantau langsung pada hari Kamis, 8 Januari 2026, distribusi yang berlangsung sekitar pukul 9.00 – 11.45 Wita.

Kepala Sekolah SMA Negri 4 Kendari, Liyu, S.Pd., M.Pd., mengatakan bahwa pelaksanaan MBG pada hari pertama masih bersifat uji coba. Pihak sekolah terlebih dahulu melihat alur proses dan sistem pendistribusian sebelum dilakukan evaluasi menyeluruh.

“Ini masih hari pertama, jadi kami mencoba melihat bagaimana proses dan pendistribusiannya berjalan. Nanti akan kami evaluasi kembali untuk mengetahui apa saja kekurangannya,” ujar Liyu saat ditemui di sela-sela pembagian MBG.

Ia menjelaskan, pengantaran makanan tahap pertama tiba sekitar pukul 09.00 Wita. Namun, pengantaran tahap kedua sempat mengalami kendala sehingga terjadi keterlambatan. Meski demikian, proses distribusi makanan tetap berjalan dan ditargetkan selesai sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

Program MBG di SMA Negeri 4 Kendari menyasar seluruh siswa tanpa terkecuali. Tercatat sebanyak 893 siswa menerima manfaat dari program tersebut.

“Seluruh siswa mendapatkan. Jumlah siswa sekitar 893 orang dan semuanya menerima,” jelasnya.

Menurut Liyu, program MBG merupakan program yang sangat mendukung kegiatan sekolah, khususnya dalam pemenuhan gizi siswa. Meski demikian, ia mengakui bahwa pelaksanaan program masih memerlukan sejumlah persiapan, terutama dalam aspek pendistribusian dan pengawasan.

Untuk menjaga kualitas makanan, pihak sekolah menerapkan sistem kontrol sebelum makanan dibagikan. Guru-guru yang bertugas melakukan pemeriksaan terhadap makanan yang diterima. Apabila ditemukan makanan yang tidak layak konsumsi, maka akan langsung dipisahkan.

“Mengingat jumlah pesanan cukup besar, tidak menutup kemungkinan ada saja yang kurang. Namun kami berupaya semaksimal mungkin agar makanan yang dibagikan tetap layak konsumsi,” katanya.

Ia juga menambahkan bahwa perbedaan selera siswa merupakan hal yang wajar. Namun, program MBG bertujuan untuk menyeragamkan pola makan siswa agar sesuai dengan standar gizi yang telah disusun oleh ahli gizi.

“Tidak semuanya sesuai dengan selera anak-anak, tetapi ini merupakan bagian dari pembelajaran agar mereka terbiasa mengonsumsi makanan bergizi sesuai standar,” tambahnya.

Ke depan, pihak sekolah berencana memperluas penerima manfaat MBG. Liyu menyebutkan bahwa pada hari Senin mendatang, insyaallah tenaga pengajar atau guru juga akan menerima program Makan Bergizi Gratis.

Pihak sekolah berharap program MBG dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan. Evaluasi akan dilakukan secara berkala untuk memperbaiki mekanisme kerja apabila masih ditemukan kekurangan, sehingga pelaksanaan program ke depan dapat berjalan lebih optimal.

Laporan: Andi Mahfud

Read Entire Article
Finance | Berita| Koran| Selebritis|