Forum Lingkar Pena Resmi Hadir di UHO, Dorong Pengembangan Literasi Mahasiswa

1 week ago 17

SULTRAKINI.COM: KENDARI— Universitas Halu Oleo (UHO) kini memiliki wadah baru bagi mahasiswa yang memiliki minat di dunia literasi. Forum Lingkar Pena (FLP) Sulawesi Tenggara resmi membuka ranting baru di kampus UHO bertajuk TOWR FLP UHO dengan tema “Anak Muda Berkarya, Anak Muda Berdaya.”

Acara ini digelar di Fakultas Ilmu Budaya (FIB) UHO, tepatnya di Gedung Teater, pada Minggu, 23 November 2025, mulai pukul 08.30 hingga 12.40 WITA. Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber, yaitu Gugus Suryaman Sebagai Jurnalistik Sekaligus Direktur WawaniiNews dan GateNews.co dan Sellvy Marlina L., S.E., M.E. (Ketua KNRP Sultra), serta turut hadir Riska Mardiana Ningsih, S.Pd., selaku Ketua Forum Lingkar Pena Sultra.

Ketua panitia sekaligus Ketua FLP UHO, Rachel Flaisa Felnando, mengungkapkan bahwa pembentukan ranting baru ini merupakan upaya untuk menghimpun mahasiswa yang memiliki minat dan bakat kepenulisan agar bisa berkembang lebih jauh. Menurutnya, FLP UHO hadir sebagai ruang latihan, berbagi pengalaman, serta pendampingan bagi penulis muda di Kendari.

“Tujuannya untuk menghimpun teman-teman yang punya minat dan bakat di dunia kepenulisan, supaya mereka semakin mencintai dunia menulis. Nantinya akan ada pelatihan rutin sekali sepekan untuk memberikan dasar-dasar kepenulisan,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa FLP UHO bersifat komunitas terbuka, tidak hanya untuk mahasiswa UHO, tetapi juga mahasiswa dari kampus lain. Saat ini jumlah anggota FLP UHO telah mencapai sekitar 20 orang dan diperkirakan akan terus bertambah seiring meningkatnya sosialisasi.

Rachel mengakui bahwa tantangan terbesar dalam membangun komunitas ini adalah memperkenalkan FLP kepada mahasiswa, khususnya karena masih banyak yang belum mengetahui keberadaannya.

“Tantangannya lebih ke mengajak peserta. Karena ini baru, mungkin baru sekitar 30 persen yang tahu tentang komunitas ini,” jelasnya.

Rachel yang berasal dari Program Studi Sastra Inggris, Fakultas Ilmu Budaya UHO, mengatakan bahwa dirinya optimis komunitas ini akan berkembang dan dikenal luas oleh mahasiswa.

Sebagai ketua, Rachel berharap FLP UHO bisa tumbuh menjadi komunitas literasi besar yang mampu memberi kontribusi nyata bagi kampus maupun masyarakat.

“Semoga komunitas ini bisa berkembang dan memberi kontribusi bagi kampus dan masyarakat, serta bisa menyaingi komunitas-komunitas besar seperti yang ada di LSIP,” tutupnya.

Kegiatan TOWR FLP UHO juga membuka ruang bagi pengembangan leadership, public speaking, dan kreativitas media. Ke depan, komunitas ini akan membentuk beberapa divisi sesuai minat anggota, seperti kepenulisan, organisasi, serta kreator media.

Rachel berharap FLP UHO dapat menjadi wadah positif bagi mahasiswa untuk mengembangkan skill dan menggunakan media secara bijak. “Kami ingin anak muda menyebarkan hal-hal positif dan berkarya lewat tulisan maupun media,” ujarnya.

Laporan: Andi Mahfud

Read Entire Article
Finance | Berita| Koran| Selebritis|