FHIL Raih Peringkat Pertama pada Raker UHO 2026

1 week ago 26

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Fakultas Kehutanan dan Ilmu Lingkungan (FHIL) Universitas Halu Oleo (UHO) berhasil meraih peringkat pertama dalam Rapat Kerja (Raker) UHO Tahun 2026, sekaligus memperoleh reward anggaran sebesar Rp500 juta dari universitas. Penghargaan tersebut diberikan atas capaian kinerja FHIL yang dinilai unggul dibanding fakultas lainnya. Capaian ini menjadi bukti konsistensi peningkatan kinerja FHIL dalam beberapa tahun terakhir.

Dekan FHIL UHO, Dr. Lies Indriyani, SP., M.Si, mengungkapkan rasa syukur atas pencapaian tersebut. Ia menyebutkan, FHIL sebelumnya berada di peringkat kelima pada 2024, naik ke peringkat ketiga pada 2025, dan akhirnya menempati posisi teratas pada Raker 2026.

“Alhamdulillah, ini capaian yang sangat kami syukuri. Tahun 2024 kami di peringkat lima, tahun 2025 peringkat tiga, dan tahun 2026 ini kami bisa meraih peringkat pertama,” ujar Lies usai penutupan Raker UHO 2026 di Hotel Claro Kendari.

Menurut Lies, keberhasilan FHIL tidak lepas dari semangat kolaborasi seluruh sivitas akademika. Ia menegaskan bahwa FHIL mengusung tagline “FHIL Unggul dan Semangat Kolaborasi.”

“Tidak ada yang bisa bekerja sendiri. Keterlibatan teman-teman di program studi sangat luar biasa. Mereka bekerja dengan dedikasi tinggi, tentu dengan arahan pimpinan di tingkat dekanat,” jelasnya.

Salah satu program unggulan FHIL adalah peningkatan prestasi mahasiswa di luar kampus. FHIL menjalin kerja sama dengan berbagai mitra, termasuk sekitar 16 Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH).

“Mahasiswa kami banyak yang magang di KPH-KPH tersebut. Ini menjadi salah satu indikator penting yang membuat nilai kami tinggi, khususnya pada aspek magang dan prestasi di luar kampus,” ungkap Lies.

Di bidang sumber daya manusia, FHIL juga mendorong dosen untuk aktif dalam kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. FHIL memiliki program penelitian dan pengabdian internal untuk membantu pendanaan proposal dosen.

“Alhamdulillah, ada 34 proposal dosen yang kami biayai dan lolos. Hasilnya menjadi publikasi, baik di bidang penelitian maupun pengabdian kepada masyarakat,” katanya.

Lies juga mengungkapkan bahwa Program Studi Kehutanan FHIL tengah dalam proses pengajuan akreditasi internasional. Dokumen akreditasi telah dikirim sejak akhir 2025 dan mendapat respons positif pada awal Januari 2026.

“Tanggal 5 Januari 2026 kami mendapat informasi bahwa dokumen sudah diterima dan insyaallah akan ada visitasi lapangan pada Mei 2026,” jelasnya.

Terkait sarana prasarana, Lies menyampaikan apresiasi kepada mantan Rektor UHO Prof. Zamrun Firihu atas pembangunan gedung baru FHIL pada 2022 yang mulai dimanfaatkan sejak Januari 2023.

Meski demikian, FHIL masih berupaya melakukan pembenahan, khususnya pada penataan laboratorium dan perpustakaan.

“Ada rekomendasi agar laboratorium dan perpustakaan tidak berada di lantai tiga, tetapi di lantai dasar agar mobilitas bahan, alat, dan mahasiswa lebih mudah. Ini akan kami upayakan ke depan,” ujarnya.

Lies mengakui bahwa mempertahankan prestasi menjadi tantangan tersendiri, terutama dengan penerapan Indikator Kinerja Utama (IKU) baru yang menekankan dampak nyata bagi masyarakat.

“IKU terbaru menuntut kegiatan yang berdampak, terutama pada isu global seperti pengentasan kemiskinan, perubahan iklim, dan kawasan pesisir. Alhamdulillah, isu-isu ini sudah kami petakan dan akan kami distribusikan ke program studi,” katanya.

Ia berharap FHIL dapat terus menjaga konsistensi kinerja dan mempertahankan prestasi melalui kerja keras dan kolaborasi seluruh sivitas akademika.

Laporan: Andi Mahfud

Read Entire Article
Finance | Berita| Koran| Selebritis|