
SULTRAKINI.COM: KENDARI – Memeriahkan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-80 tahun ini, berbagai kegiatan dilakukan masyarakat sebagai bentuk nasionalisme dan kreativitas masing-masing. Begitu pula yang dilakukan di Desa Wisata Namu, Kecamatan Laonti, Kabupaten Konawe Selatan.
Ardianto mewakili Konsel Scuba Community sebagai salah satu penyelenggara kegiatan Hari Merdeka di Desa Namu menyampaikan bahwa, untuk membangkitkan semangat kemerdekaan menjaga kedaulatan dan kelestarian laut, puluhan penyelam akan menggemakan Merah Putih dari bawah laut Desa Namu.
“Puluhan penyelam dari beberapa kabupaten dan kota di Sultra sudah mendaftarkan diri, termasuk perwakilan seluruh lembaga militer, lembaga vertikal maupun komunitas dan kampus yang memiliki tim penyelam, telah mendaftarkan diri untuk bergabung bersama kami di kegiatan upacara bendera Merah Putih di bawah laut Desa Namu,” pungkasnya (11/8/2025).
Sementara itu, Ahmad Nizar perwakilan Desa Wisata Sultra (Desata) yang juga mengambil bagian di kepanitiaan kali ini menambahkan bahwa kegiatan kali ini sedikit berbeda dengan tahun lalu karena ada beberapa agenda menarik selain upacara bendera di bawah laut.
“Kegiatan kali ini bertajuk Diver’s Camp sebagai kegiatan berkumpulnya para penyelam dari berbagai wilayah dan lembaga serta komunitas. Kami hanya ingin menjadikan laut sebagai titik balik bagi siapa pun dengan tujuan komitmen pelestarian, kecintaan, dan menjaga laut. Karena Desa Namu dikenal dengan wisata pesisir dan baharinya. Selain upacara bendera di bawah laut, ada juga pameran foto tentang keindahan bawah laut Desa Namu. Ada beberapa rekan penyelam yang hobi foto underwater juga akan menyumbangkan hasil foto mereka tentang laut Namu dan dijadikan materi pameran dan diskusi,” ungkap Nizar.
Lanjut Nizar, selain upacara bawah laut dan pameran foto bawah laut, juga ada sharing session terkait desa wisata, pelestarian laut, program lembaga yang konsen dengan lingkungan, dan yang terpenting akan ada Deklarasi Komitmen Pariwisata Berkelanjutan Berbasis Lingkungan dan Konservasi yang akan ditandatangani pemerintah dan warga Desa Namu serta disaksikan sejumlah perwakilan lembaga pemerintah, vertikal, NGO, dan perwakilan kampus.
Kepala Desa Namu, Nikson, sangat mengapresiasi agenda kegiatan yang diinisiasi oleh komunitas selam ini. Terkait Deklarasi Komitmen Pariwisata Berkelanjutan Berbasis Lingkungan dan Konservasi, ia menyambut baik sebagai perwakilan pemerintah desa.
“Kami berterima kasih kepada komunitas selam yang sudah kembali memilih Desa Namu sebagai lokasi kegiatannya. Dan kami pemerintah desa beserta warga siap berkolaborasi. Terkait rencana Deklarasi Komitmen Desa Wisata Berkelanjutan Berbasis Lingkungan dan Konservasi kami sangat setuju. Agar kawasan laut kami bisa tertata baik peruntukannya, dan kami yakin program ini akan berdampak positif untuk anak cucu generasi masyarakat desa kami sendiri, laut sehat, warga sejahtera,” ujar Nikson.
Kegiatan Diver’s Camp 2025 ini akan berlangsung sejak tanggal 16 hingga 17 Agustus 2025, berlokasi di Desa Wisata Namu.