BPMP Sultra Gelar Rapat Koordinasi Dukung Program Makan Bergizi Gratis

1 week ago 15

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Sulawesi Tenggara menggelar Rapat Koordinasi Implementasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Penguatan Pendidikan Karakter bagi UPT dan Tim Pembina UKS. Kegiatan berlangsung selama empat hari, 19–22 Agustus 2025, di Swiss-Belhotel Kendari.

Program MBG merupakan inisiatif nasional yang tidak hanya menyasar pemenuhan kebutuhan gizi peserta didik, tetapi juga memberikan edukasi mengenai kandungan gizi serta pembentukan karakter melalui berbagai kegiatan. Pelaksanaan program ini berada di bawah koordinasi Badan Gizi Nasional (BGN), sementara implementasinya di satuan pendidikan memerlukan dukungan lintas sektor.

Sebagai langkah konkret, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah telah menandatangani Nota Kesepahaman dengan BGN untuk mendukung pemenuhan gizi nasional melalui implementasi MBG. Nota kesepahaman tersebut mencakup peningkatan kapasitas sumber daya manusia, koordinasi, pemanfaatan sarana prasarana, serta pertukaran data dan informasi.

Kepala BPMP Sultra, Junaidin Pagala, menegaskan bahwa rapat koordinasi ini merupakan bagian dari upaya menyukseskan program prioritas Presiden Prabowo Subianto hingga ke pelosok daerah.

“Kita berharap kegiatan ini bisa mendukung dan melancarkan program yang digagas oleh Bapak Presiden Prabowo, yang saat ini berada di bawah koordinasi Badan Gizi Nasional melalui satuan pelayanan pemenuhan gizi di kabupaten dan kota,” ujar Junaidin.

Ia menambahkan, realisasi program MBG di kabupaten dan kota sudah mulai merata. Pelaksanaan dilakukan melalui satuan kerja maupun dapur umum yang mampu menyediakan antara 3.000 hingga 3.500 porsi per hari, tidak hanya untuk peserta didik di semua jenjang, tetapi juga bagi pemenuhan gizi ibu hamil.

Data per 14 Juli 2025 mencatat terdapat 229 sekolah di Sulawesi Tenggara yang telah menjadi penerima manfaat program MBG.

Rapat koordinasi ini diikuti oleh berbagai unsur, antara lain PIC MBG Dinas Pendidikan dan Kebudayaan se-Sultra sebanyak 18 orang, Koordinator Pengawas Dinas Pendidikan dan Kebudayaan se-Sultra 18 orang, Koordinator Wali Wilayah BPMP Sultra 13 orang, serta tim protas BPMP Sultra sebanyak 7 orang.

Tujuan kegiatan ini meliputi penyamaan persepsi terkait implementasi MBG, peningkatan kapasitas fasilitator dan tim pembina UKS, serta penyusunan rencana tindak lanjut dalam mendampingi satuan pendidikan. Melalui forum ini diharapkan lahir langkah-langkah strategis untuk memperkuat implementasi MBG sekaligus menggerakkan Gerakan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat.

Dengan terlaksananya rapat koordinasi ini, diharapkan peran dan kewenangan pelaksana MBG semakin jelas, kapasitas pendamping meningkat, serta tersusunnya rencana tindak lanjut yang dapat mendukung keberhasilan program MBG dan penguatan pendidikan karakter di sekolah-sekolah.

Laporan: Riswan

Read Entire Article
Finance | Berita| Koran| Selebritis|