BGTK Sultra Fokus Tingkatkan Kompetensi Guru dan GTK

12 hours ago 6

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Sulawesi Tenggara menggelar rapat koordinasi program prioritas tahun 2026 pada Senin, 26 Januari 2026, pukul 20.00 WITA, bertempat di Hotel Claro Kendari. Kegiatan ini diikuti oleh kepala dinas pendidikan kabupaten/kota, kepala bidang GTK dan perencanaan, perwakilan perguruan tinggi, serta mitra pendidikan.

Kepala BGTK Sultra, Surip Widodo, S.Si., M.M., dalam sambutannya menyampaikan bahwa rapat koordinasi tersebut menjadi momentum penting untuk memperkenalkan peran, tugas, dan kekuatan BGTK Sultra yang selama ini belum sepenuhnya dikenal oleh pemerintah daerah.

“Selama ini kami sering mendapat masukan bahwa BGTK belum terlalu dikenal. Karena itu, melalui kegiatan ini kami ingin memperkenalkan sumber daya manusia, sarana dan prasarana, serta program yang kami miliki agar dapat disinergikan dengan daerah,” ujar Surip.

Ia menjelaskan, belum adanya keputusan yang disampaikan pada rapat koordinasi sebelumnya bersama Menteri disebabkan karena dokumen pelaksanaan anggaran (DPA) saat itu belum diterima. “Kami baru bisa berbicara setelah memiliki dasar anggaran yang jelas,” katanya.

Dalam rapat tersebut, BGTK Sultra memaparkan sejumlah program prioritas tahun 2026, di antaranya BCKS dengan skema pendanaan APBN dan APBD, transformasi pelatihan guru berbasis sekolah model, penguatan STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics), teknologi informasi, matematika, serta pelatihan literasi dan numerasi.

Selain itu, BGTK Sultra juga merencanakan pelatihan bahasa Inggris bagi guru SD, pelatihan kepemimpinan kepala sekolah SD, serta pengembangan kompetensi tenaga kependidikan, seperti tenaga administrasi, pustakawan, dan laboran. Bahkan, pelatihan bagi tenaga kebersihan, keamanan, dan operator sekolah juga tengah diupayakan, dengan menunggu regulasi serta ketersediaan anggaran.

Dalam sesi wawancara, Surip mengungkapkan bahwa rapat koordinasi ini diikuti oleh kepala dinas pendidikan, kepala bidang perencanaan, perwakilan dari 17 kabupaten/kota, satu wilayah eksplorasi, serta tiga perguruan tinggi, yakni Universitas Halu Oleo (UHO), UMK, IAIN, dan yayasan mitra.

“Tujuan utama kegiatan ini agar BGTK lebih dikenal dan program yang kami miliki dapat berjalan selaras dengan program dinas pendidikan di daerah,” jelasnya.

Ia menyebutkan, jumlah peserta yang mengikuti kegiatan ini mencapai 57 orang, terdiri atas 51 peserta dari daerah dan sisanya dari internal BGTK Sultra. Kegiatan ini direncanakan berlangsung selama dua hari.

Pada agenda hari kedua, BGTK Sultra akan menghadirkan pemaparan dari pusat terkait regulasi distribusi guru dan beban kerja guru, pemaparan program BGTK Sultra, serta penjelasan tugas dan fungsi jabatan fungsional Widyaiswara dan Pengembang Teknologi Pembelajaran yang diharapkan dapat membantu pemerintah daerah dalam peningkatan mutu pendidikan.

Melalui rapat koordinasi ini, BGTK Sultra berharap dapat terbangun kolaborasi yang lebih kuat dengan pemerintah daerah dan perguruan tinggi dalam mendukung peningkatan kualitas guru dan tenaga kependidikan di Sulawesi Tenggara.

Laporan: Andi Mahfud

Read Entire Article
Finance | Berita| Koran| Selebritis|