SULTRAKINI.COM: KOLAKA – Pemerintah Kabupaten Kolaka menjadi tuan rumah pelaksanaan Rapat Koordinasi Teknis Perencanaan Pembangunan (Rakortekrenbang) Provinsi Sulawesi Tenggara Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan Musrenbang RKPD Provinsi, berlangsung pada 4–6 Mei 2026 di Bumi Mekongga, Senin (04/05).
Kepala Bappeda Sultra, Mustakim Darwis, dalam laporannya menyampaikan tujuan pelaksanaan untuk menyinkronkan rencana kerja dan kegiatan antar pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota agar tepat sasaran dan tidak tumpang tindih. Rakortekrenbang ini akan berlangsung dari tanggal 4–6 Mei 2026.
Dirinya menyampaikan tujuan pelaksanaan Rakortekrenbang hari ini adalah:
(1) Mewujudkan sinkronisasi kebijakan pembangunan tahunan nasional dan daerah, provinsi dan daerah kabupaten/kota, serta pembangunan tahunan antar daerah.
(2) Penyelarasan target pembangunan tahunan nasional antar pemerintah pusat, daerah provinsi, dan daerah kabupaten/kota.
(3) Mewujudkan sinkronisasi dan penyelarasan untuk mencapai sasaran program dan kegiatan serta lokasi pembangunan dalam rencana kerja perangkat daerah dengan pencapaian sasaran program dan kegiatan serta lokasi pembangunan yang ditetapkan dalam rencana kerja kementerian atau lembaga pemerintah nonkementerian untuk pembangunan nasional.
(4) Meningkatkan kualitas perencanaan pembangunan daerah yang berbasis data, kinerja, dan kebutuhan masyarakat.
(5) Memperkuat koordinasi lintas sektor dan lintas wilayah dalam mendukung pembangunan yang terpadu.
(6) Mendukung pencapaian target pembangunan daerah Provinsi Sulawesi Tenggara secara berkelanjutan.
Sementara itu, Bupati Kolaka, Amri Djamaluddin, mengatakan bahwa pelaksanaan Rakortekrenbang ini bertujuan untuk memastikan proses perencanaan pembangunan daerah berjalan secara terpadu, terarah, dan sinkron antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota. Tahun 2026 merupakan periode penting dalam tahapan pembangunan.
“Kita dituntut untuk memperkuat konsolidasi program prioritas, meningkatkan kualitas perencanaan berbasis data, serta memastikan efektivitas dan efisiensi penggunaan anggaran,” terangnya.
Ia mengatakan bahwa di tengah dinamika global yang penuh ketidakpastian, termasuk tekanan ekonomi, perubahan iklim, serta perkembangan teknologi yang sangat cepat, maka perencanaan pembangunan harus semakin adaptif, inovatif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
“Karena itu, melalui forum Rakortekrenbang ini, kami sangat berharap dapat menyelaraskan prioritas pembangunan antara provinsi dan 17 kabupaten/kota,” katanya.
Melalui dukungan pada lima masalah pokok yang menjadi konsentrasi pemerintah melalui program nasional, yaitu pertumbuhan ekonomi, kemiskinan, ketahanan pangan, pendidikan, dan kesehatan, diharapkan dapat memperkuat integritas perencanaan dan penganggaran serta menghasilkan program dan kegiatan yang benar-benar berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.
“Kami meyakini bahwa keberhasilan pembangunan tidak dapat dicapai secara parsial, melainkan melalui kolaborasi yang kuat antara seluruh pemangku kepentingan. Oleh karena itu, forum ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi, menyatukan persepsi, serta membangun komitmen bersama dalam mewujudkan Sultra yang maju, aman, sejahtera, dan religius,” jelasnya.
Ia berharap kegiatan ini tidak hanya memperkuat sinergi perencanaan, tetapi juga memberikan kesan positif terhadap Kabupaten Kolaka sebagai daerah yang terbuka terhadap kolaborasi.
Lebih lanjut, Bupati menekankan pentingnya perencanaan pembangunan yang adaptif, inovatif, dan responsif di tengah dinamika global, termasuk tekanan ekonomi, perubahan iklim, dan perkembangan teknologi.

Rakortekrenbang juga menjadi momentum untuk menyelaraskan program daerah dengan Proyek Strategis Nasional (PSN), sehingga memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Pelaksana Harian Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Tenggara, Muhammad Fadlansyah, menyampaikan apresiasi atas kehadiran seluruh peserta dari perangkat daerah provinsi serta perwakilan kabupaten/kota se-Sulawesi Tenggara, baik secara langsung maupun daring.
“Pemerintah Provinsi juga menyampaikan terima kasih kepada Bupati Kolaka beserta jajaran atas kesiapan dan dukungan sebagai tuan rumah, yang dinilai mencerminkan kolaborasi antarpemerintah daerah dalam perencanaan pembangunan,” katanya.
Rakortekrenbang ini merupakan forum strategis dalam menyelaraskan perencanaan pembangunan antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota, serta memastikan sinkronisasi dengan kebijakan pembangunan nasional. Melalui forum ini diharapkan setiap program dan kegiatan dapat dirumuskan secara terarah, terukur, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat, katanya lagi.
Kegiatan Rakortekrenbang ini dihadiri seluruh Kepala Bappeda 17 kabupaten/kota, kepala perangkat daerah, bagian perencanaan, serta para camat se-Sulawesi Tenggara.
Laporan: Anti

12 hours ago
6

















































