SULTRAKINI.COM: KENDARI – Bupati Konawe Utara, Dr. H. Ikbar, S.H., M.H., resmi menyandang gelar doktor setelah menyelesaikan pendidikan Program Doktor Ilmu Manajemen di Universitas Halu Oleo (UHO). Ia meraih IPK 3,82 dengan lama studi tiga tahun.
Pencapaian tersebut diraih Ikbar di tengah kesibukannya menjalankan tugas sebagai kepala daerah dan melayani masyarakat Kabupaten Konawe Utara. Ia mengikuti prosesi wisuda UHO yang digelar di Auditorium Mokodompit UHO, Kendari, Sabtu (22/8/2026).
Bagi Ikbar, wisuda tersebut menjadi momen kebanggaan bagi dirinya, keluarga dan masyarakat Konawe Utara. Ia berharap ilmu yang diperoleh selama menempuh pendidikan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan mendukung pembangunan daerah.
“Alhamdulillah, saya secara pribadi dan keluarga, lebih khusus masyarakat Kabupaten Konawe Utara, mengucapkan sangat bangga hari ini atas gelar yang telah dianugerahkan. Semoga apa yang kami dapatkan di kampus ini bisa bermanfaat khususnya untuk masyarakat kita di Kabupaten Konawe Utara dan pada umumnya di Sulawesi Tenggara,” ujar Ikbar.
Namun, ada momen tak terduga yang membuat suasana wisuda semakin berkesan. Di tengah rangkaian kegiatan, Ikbar mendapat kesempatan mendampingi Plt Rektor UHO menyanyikan lagu “Terajana” di hadapan para wisudawan dan tamu undangan.
Ikbar mengaku tidak menyangka bisa ikut menyumbangkan lagu bersama Plt Rektor UHO. Menurutnya, kesempatan tersebut menjadi pengalaman istimewa karena berlangsung dalam suasana wisuda yang diikuti para lulusan mulai dari program doktor hingga S1.
“Jadi tadi saya juga tidak menyangka bisa mendampingi Bapak Plt Rektor dalam menyumbangkan satu lagu, Terajana. Alhamdulillah, itu sangat luar biasa bagi saya, apalagi dalam suasana rangkaian wisuda para mahasiswa, mulai dari program doktor sampai S1,” katanya.
Selama kurang lebih tiga tahun menjalani studi di UHO, Ikbar mengaku mendapatkan banyak pengalaman dan wawasan yang menurutnya dapat mendukung pelaksanaan tugas sebagai seorang pemimpin daerah. Ia juga dapat berinteraksi dengan mahasiswa dari berbagai daerah serta membangun hubungan baik dengan sivitas akademika UHO.
“Kesannya sangat baik. Kami bisa berkenalan dengan teman-teman dari pelosok daerah lain, kemudian bisa akrab dengan dosen, tenaga pengajar maupun administrasi yang ada di kampus UHO. Alhamdulillah, ini sangat berkesan dan membawa banyak pengalaman,” jelasnya.
Ikbar juga menyampaikan harapannya agar UHO terus berkembang menjadi perguruan tinggi unggul dan mampu memberikan kontribusi bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia di Sulawesi Tenggara.
Ia menilai pendidikan memiliki peran penting, terutama bagi seorang pemimpin daerah yang harus menghadapi perkembangan zaman dan tuntutan pemerintahan yang semakin kompleks. Menurutnya, pendidikan tidak memiliki batasan usia maupun jabatan.
“Berbicara pendidikan, filosofi Arab mengatakan kejarlah pendidikan sejak dari ayunan sampai ke liang lahat. Artinya, pendidikan ini sangat luar biasa. Apalagi di zaman teknologi yang persaingannya sangat global. Kalau kita tidak mempunyai wawasan, tentu kita akan kurang mampu menghadapi tantangan yang ada,” ungkapnya.
Menurut Ikbar, ilmu pengetahuan sangat dibutuhkan dalam menjalankan pemerintahan karena berbagai sektor membutuhkan kolaborasi, mulai dari perencanaan, ekonomi hingga persoalan teknis pembangunan. Ia mengakui membagi waktu antara menjalankan tugas sebagai kepala daerah, mengurus keluarga dan menempuh pendidikan bukan perkara mudah.
“Apalagi kita di pemerintahan membutuhkan pengalaman maupun wawasan yang sangat luar biasa. Dalam ilmu pemerintahan semuanya harus berkolaborasi, baik masalah perencanaan, ekonomi maupun teknis. Jadi, dalam mengejar pendidikan memang tidak ada batasan. Kita selaku pemerintah, pejabat, di tengah kesibukan mengurus masyarakat dan keluarga, harus bisa meluangkan waktu untuk mengejar pendidikan,” pungkasnya.
Laporan: Andi Mahfud

13 hours ago
9

















































