Bukan Cuma Fokus Kuliah, Ini Cara Nur Hikmah Jadi Wisudawan Terbaik UHO dengan IPK 3,95

16 hours ago 9

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Sebanyak 763 wisudawan mengikuti prosesi Wisuda Periode 7 Universitas Halu Oleo (UHO) yang digelar di Auditorium Mokodompit UHO, Kendari, Sabtu (22/8/2026). Dari ratusan jumlah mahasiswa tersebut, Nur Hikmah menjadi salah satu wisudawan terbaik setelah meraih Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,95 dengan predikat pujian.

Nur Hikmah merupakan wisudawan dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), Program Studi Manajemen. Ia menyelesaikan pendidikan sarjana dalam waktu 3 tahun 11 bulan dan dikukuhkan sebagai wisudawan terbaik pada Wisuda Periode 7 Tahun 2026.

Bagi Nur Hikmah, pencapaian tersebut menjadi momen untuk menyampaikan rasa syukur sekaligus terima kasih kepada orang tua, dosen, serta seluruh sivitas akademika UHO yang telah mendukung perjalanan pendidikannya.

Perempuan kelahiran Kolaka, 27 Desember 2004, ini merupakan anak kedua dari tiga bersaudara, dari pasangan H. Hairudin dan Rosmawati. Sejak awal memasuki bangku kuliah, ia mengaku telah memiliki keinginan untuk menjadi lulusan terbaik.

“Saya sangat merasa senang sekali karena dapat menjadi salah satu perwakilan yang terbaik. Saya juga ingin menyampaikan ungkapan terima kasih kepada orang tua, para dosen, dan seluruh sivitas akademika Universitas Halu Oleo,” ujarnya.

Nur Hikmah mengatakan, salah satu kunci untuk meraih prestasi akademik adalah memiliki niat dan target sejak awal. Menurutnya, mahasiswa harus terlebih dahulu fokus terhadap perkuliahan, terutama pada semester-semester awal.

“Tips untuk menjadi lulusan terbaik itu yang pertama dari awal memang harus punya niat. Saya sejak awal masuk kuliah sudah memanifestasikan diri untuk menjadi seorang lulusan terbaik,” katanya.

Setelah memasuki semester yang lebih tinggi, ketika mata kuliah mulai berkurang, ia mulai memperluas pengalaman dengan mengikuti berbagai kegiatan di luar perkuliahan. Pada 2023, ia mengikuti program Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM) di Palembang, Sumatera Selatan.

Sepulang dari Palembang, Nur Hikmah kembali mengikuti kegiatan pengembangan diri melalui ajang Duta Bahasa. Pada 2024, ia berhasil meraih posisi Terbaik III Duta Bahasa.

Setelah menyelesaikan masa jabatan sebagai Duta Bahasa, ia kembali mengikuti ajang lainnya. Pada 2026, Nur Hikmah mendapat kesempatan mewakili Sulawesi Tenggara dalam ajang Duta Muslimah yang dilaksanakan di Jakarta.

Selain mengikuti berbagai ajang, Nur Hikmah juga aktif sebagai pembawa acara atau MC dan moderator dalam berbagai kegiatan, baik formal maupun informal. Ia juga terlibat dalam salah satu event organizer di Kota Kendari.

Menurutnya, banyaknya aktivitas selama kuliah membuat kemampuan mengatur waktu menjadi salah satu tantangan utama. Sebagai mahasiswa Manajemen, ia harus mampu membagi waktu antara kewajiban akademik dan kegiatan di luar perkuliahan.

“Jadi, tantangan dalam perkuliahan itu lebih kepada bagaimana kita bisa memanajemen waktu. Kita harus bisa mengatur kegiatan yang ada di perkuliahan maupun di luar perkuliahan. Kalau tidak bisa memanajemen waktu, kita bisa terbebani dan mengalami stres selama perkuliahan,” jelasnya.

Usai menyandang gelar sarjana, Nur Hikmah berencana melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya. Ia menargetkan dapat melanjutkan studi di salah satu perguruan tinggi di Pulau Jawa.

Bagi Nur Hikmah, pendidikan memiliki peran penting dalam membentuk seseorang, bukan hanya dari sisi pengetahuan, tetapi juga pola pikir dan kecerdasan emosional. Karena itu, ia ingin terus melanjutkan proses pendidikan setelah menyelesaikan studi di UHO.

“Pesan saya kepada mahasiswa tahun-tahun selanjutnya yang ingin menjadi lulusan terbaik, kita memang harus punya niat dari awal. Karena kalau tidak punya niat, kita tidak akan mempersiapkan diri dengan baik. Jadi harus diawali dengan niat, kemudian setelahnya kita berusaha,” pungkasnya.

Laporan: Andi Mahfud

Read Entire Article
Finance | Berita| Koran| Selebritis|