UHO Berduka, Mahasiswa Meninggal Usai KKN dalam Kecelakaan di Konawe, Ini Kata Plt Rektor

1 day ago 16

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Kabar duka menyelimuti keluarga besar Universitas Halu Oleo (UHO). Seorang mahasiswa UHO, Abdul Fatir (23), meninggal dunia dalam kecelakaan lalu lintas saat perjalanan pulang ke Kendari setelah menyelesaikan program Kuliah Kerja Nyata (KKN), Selasa (18/8/2026).

Abdul Fatir merupakan mahasiswa Program Studi S1 Teknik Rekayasa Infrastruktur dan Lingkungan (RIL), angkatan 2023. Dalam kecelakaan tersebut, Fatir berboncengan dengan Herlyn (21), mahasiswi FKIP Jurusan Pendidikan Kimia, yang juga baru menyelesaikan program KKN dan kini masih menjalani perawatan akibat mengalami luka.

Kecelakaan maut tersebut terjadi di Jalan Poros Unaaha-Kendari, tepatnya di Desa Lalohao, Kecamatan Wonggeduku, Kabupaten Konawe, sekitar pukul 16.50 WITA. Sepeda motor yang ditumpangi kedua mahasiswa UHO terlibat kecelakaan dengan mobil Mitsubishi Pajero.

Berdasarkan keterangan kepolisian, sepeda motor Honda Vario yang dikendarai Fatir bersama Herlyn bergerak dari arah Unaaha menuju Kendari. Kecelakaan tersebut mengakibatkan Fatir meninggal dunia, sementara Herlyn mengalami luka dan patah tulang pada paha kanan sehingga harus mendapatkan perawatan.

Peristiwa tersebut menjadi duka bagi civitas akademika UHO karena kedua mahasiswa itu baru saja menyelesaikan rangkaian kegiatan KKN sebelum kembali ke Kendari untuk melanjutkan aktivitas perkuliahan.

Hal itu disampaikan Plt Rektor UHO, Prof. Dr. Khairul Munadi, S.T., M.Eng., saat ditemui usai kegiatan Rapat Senat Luar Biasa Dies Natalis ke-45 UHO di Auditorium Mokodompit UHO, Rabu (19/8/2026).

Plt Rektor UHO, Prof. Dr. Khairul Munadi, S.T., M.Eng., menyampaikan belasungkawa mendalam atas meninggalnya Fatir. Ia mengatakan Fatir baru berada di tahap akhir masa studinya, sementara rekannya yang mengalami kecelakaan juga masih membutuhkan perawatan serius.

“Atas nama Civitas Academica Universitas Halu Oleo, turut berduka cita dan menyampaikan belasungkawa yang mendalam karena Ananda Fatir baru saja menyelesaikan KKN,” kata Khairul.

Menurutnya, kejadian tersebut menjadi catatan penting bagi UHO dalam mengevaluasi pelaksanaan KKN, khususnya berkaitan dengan mobilitas mahasiswa saat berangkat maupun kembali dari lokasi KKN.

“Ini menjadi catatan bagi pihak universitas ke depannya untuk lebih baik dalam mengelola pelaksanaan KKN, termasuk mobilitas, misalnya pulang pergi mahasiswa,” ujarnya.

Khairul mengatakan pihaknya juga akan membicarakan aspek keselamatan mahasiswa bersama pemerintah daerah. Menurutnya, pelaksanaan program pengabdian mahasiswa harus dibarengi dengan upaya memastikan keselamatan peserta selama menjalankan seluruh rangkaian kegiatan.

“Kita akan bicarakan dengan pemerintah daerah agar hal seperti ini tidak terulang kembali. Pelaksanaan program itu harus kita barengi dengan keamanan, memastikan keamanan bagi adik-adik peserta KKN juga terjaga,” jelasnya.

Sementara itu, Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni UHO, Dr. Herman, S.H., LL.M., turut menyampaikan duka cita kepada keluarga Fatir. Ia berharap amal ibadah almarhum diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan serta kesabaran.

Herman mengatakan insiden tersebut juga menjadi bahan evaluasi bagi universitas. Ia menjelaskan UHO sebenarnya telah menekankan agar transportasi mahasiswa saat pergi dan pulang KKN menggunakan kendaraan umum, namun dalam pelaksanaannya masih terdapat mahasiswa yang memilih menggunakan kendaraan pribadi.

“Kami sebenarnya sudah menekankan transportasi pergi dan pulang itu memang harus melalui kendaraan umum. Tapi memang kadang-kadang agak sulit ketika mahasiswa ingin membawa kendaraan sendiri,” kata Herman.

Herman juga mengingatkan mahasiswa UHO yang sedang melakukan perjalanan agar lebih berhati-hati. Ia menegaskan seluruh peserta KKN telah diasuransikan dan universitas juga akan berupaya memberikan santunan kepada mahasiswa yang mengalami kecelakaan sebagai bentuk perhatian dari pihak kampus.

“Semua peserta KKN kita asuransikan. Terlepas dari asuransi itu, kami juga berupaya untuk memberikan santunan kepada mahasiswa yang mengalami kecelakaan,” pungkasnya.

Laporan: Andi Mahfud

Read Entire Article
Finance | Berita| Koran| Selebritis|