SULTRAKINI.COM: KENDARI – Kobaran api tiba-tiba membakar lahan kosong di belakang Pasar THR, Jalan Budi Utomo, Kelurahan Kadia, Kecamatan Kadia, Kota Kendari, Senin (6/7/2026) sekitar pukul 14.32 WITA. Kepulan asap yang membumbung tinggi membuat warga panik karena api berpotensi merambat ke deretan kios yang berada di sekitar lokasi.
Peristiwa tersebut segera dilaporkan warga kepada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Kendari melalui layanan WhatsApp. Menindaklanjuti laporan itu, satu unit armada Damkarmat langsung diberangkatkan menuju lokasi untuk mencegah kobaran api semakin meluas.
Kepala Seksi Publikasi dan Kerja Sama Damkarmat Kota Kendari, Martoyo Awaluddin, menjelaskan bahwa kebakaran terjadi di lahan yang dipenuhi rumput dan semak kering. Kondisi cuaca yang disertai tiupan angin membuat api dengan cepat membesar dan mengancam bangunan di sekitar Pasar THR.
Berdasarkan hasil penelusuran di lapangan, kebakaran diduga dipicu oleh puntung rokok. Pemilik lahan, Safiuddin (60), mengaku sebelumnya mengasah parang di lokasi dan diduga meninggalkan puntung rokok yang kemudian menyulut rerumputan kering.
“Diduga api berasal dari puntung rokok yang ditinggalkan pemilik lahan saat berada di lokasi. Angin yang cukup kencang membuat api cepat menjalar ke seluruh area yang dipenuhi rumput kering,” ujar Martoyo Awaluddin berdasarkan hasil laporan petugas di lapangan.
Tim Damkarmat Kota Kendari tiba di lokasi sekitar pukul 14.44 WITA. Saat itu, pemilik lahan bersama warga sekitar telah berupaya melakukan pemadaman secara swadaya sambil menunggu kedatangan petugas.
Setibanya di lokasi, petugas langsung melakukan penyemprotan pada titik api yang terus meluas. Berkat respons cepat personel Damkarmat, kobaran api berhasil dikendalikan sebelum merembet ke kios-kios maupun bangunan lain di sekitar Pasar THR.
“Petugas melakukan penyiraman secara menyeluruh dan memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan. Setelah kondisi benar-benar aman, seluruh personel kembali ke Markas Komando untuk melanjutkan kesiapsiagaan,” kata Martoyo.
Dalam peristiwa tersebut tidak dilaporkan adanya korban jiwa maupun korban luka. Damkarmat juga memastikan tidak ada bangunan yang terdampak sehingga potensi kerugian yang lebih besar berhasil dicegah.
Martoyo mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat menggunakan maupun membuang puntung rokok, terutama pada musim kemarau ketika rumput dan semak kering sangat mudah terbakar. Ia juga mengajak masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan serta segera melaporkan apabila menemukan potensi kebakaran di lingkungan sekitar.
Laporan: Andi Mahfud

19 hours ago
6

















































