Perkuat Kompetensi Digital Mahasiswa Baru, UT Makassar Gelar Pelatihan PKBJJ di Parepare

10 hours ago 4

INIPASTI.COM,  PAREPARE – Universitas Terbuka (UT) Makassar terus memperkuat kesiapan akademik mahasiswa baru melalui berbagai program pendukung pembelajaran jarak jauh. Salah satunya dengan menggelar Pelatihan Keterampilan Belajar Jarak Jauh (PKBJJ) yang dilaksanakan pada Minggu, 8 Maret 2026 di ruang komputer SMAN 1 Parepare. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian penyambutan mahasiswa baru Semester Ganjil Tahun Akademik 2026.1.

Pelatihan tersebut diikuti oleh mahasiswa baru dari berbagai program studi yang berasal dari sejumlah wilayah di sekitar Ajatappareng, seperti Kota Parepare, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), hingga Kabupaten Barru. Kegiatan ini bertujuan membekali mahasiswa dengan keterampilan dasar dalam memanfaatkan berbagai platform digital yang menjadi penunjang utama sistem pembelajaran di Universitas Terbuka.

Dalam sesi pelatihan, mahasiswa diperkenalkan dengan ekosistem digital UT yang digunakan dalam proses perkuliahan. Peserta mendapatkan pendampingan langsung terkait penggunaan portal elearning.ut.ac.id sebagai sarana Tutorial Online (Tuton), serta pengenalan aplikasi My-UT berbasis Single Sign-On (SSO) yang memungkinkan mahasiswa mengakses berbagai layanan akademik dalam satu akun terintegrasi.

Selain itu, mahasiswa juga diperkenalkan dengan fasilitas Ruang Baca Virtual (RBV) yang menyediakan akses terhadap Bahan Materi Pokok (BMP) secara digital. Melalui layanan ini, mahasiswa dapat mempelajari materi perkuliahan kapan saja dan dari mana saja menggunakan perangkat seperti smartphone, laptop, maupun komputer.

Direktur UT Makassar, Prof. Dr. Abdul Rahman Rahim, SE., MM., menegaskan bahwa penguatan literasi digital bagi mahasiswa baru menjadi langkah strategis dalam mendukung keberhasilan studi di sistem pendidikan jarak jauh.
Menurutnya, kemampuan mengakses dan memanfaatkan teknologi pembelajaran merupakan kunci penting bagi mahasiswa UT untuk menjalani proses belajar secara mandiri.

“Universitas Terbuka telah memperoleh pengakuan internasional melalui akreditasi dari Asian Association of Open Universities (AAOU) dan International Council for Open and Distance Education (ICDE) yang berkedudukan di Norwegia. Pengakuan ini menjadi bukti bahwa kualitas pendidikan UT telah diakui secara global,” ujar Prof. Abdul Rahman Rahim.

Pada kesempatan yang sama, salah satu instruktur pelatihan, Drs. Jamil, M.Pd., menekankan bahwa kegiatan PKBJJ tidak hanya berfokus pada aspek teknis penggunaan aplikasi, tetapi juga bertujuan membangun pola belajar mandiri bagi mahasiswa.
Ia menjelaskan bahwa mahasiswa UT dituntut memiliki motivasi internal yang kuat serta kemampuan mengatur waktu belajar secara efektif agar dapat menyelesaikan studi dengan baik.

Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan berlangsung, terutama saat sesi praktik penggunaan berbagai platform digital UT. Dua mahasiswa baru, Asriani Muliani dan Alika Baborazza yang mengikuti program melalui jalur Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL), mengaku sangat terbantu dengan adanya pelatihan tersebut.

Keduanya menyampaikan bahwa pelatihan ini membuat mereka lebih memahami cara mengakses materi kuliah serta memanfaatkan berbagai layanan akademik yang tersedia secara daring.
Secara keseluruhan, kegiatan ini merupakan bagian dari program Layanan Pendukung Kesuksesan Belajar Jarak Jauh (LPKBJJ) yang dirancang untuk membantu mahasiswa baru beradaptasi dengan sistem Pendidikan Jarak Jauh (PJJ). Melalui program ini, mahasiswa diharapkan mampu membangun kemandirian belajar, meningkatkan kepercayaan diri, serta memiliki ketangguhan akademik selama menjalani perkuliahan di Universitas Terbuka.

Dikatakan, tidak hanya pelatihan penggunaan aplikasi, rangkaian kegiatan LPKBJJ juga mencakup Assignment Workshop yang memberikan panduan kepada mahasiswa dalam mengerjakan berbagai tugas akademik, mulai dari memahami bahan ajar, menyelesaikan Tugas Mata Kuliah (TMK), hingga menyusun Karya Ilmiah (Karil).
Selain itu, mahasiswa juga mendapatkan pembekalan melalui Examination Clinic yang dirancang untuk membantu mereka mempersiapkan strategi menghadapi ujian secara lebih efektif.

Program ini diharapkan mampu meningkatkan kesiapan mahasiswa baik dari sisi akademik maupun mental dalam menjalani proses pembelajaran jarak jauh secara optimal.

Read Entire Article
Finance | Berita| Koran| Selebritis|