Nelayan 55 Tahun yang Sempat Terombang-ambing Ditemukan Selamat di Perairan Kaledupa

22 hours ago 14

SULTRAKINI.COM: WAKATOBI – Seorang nelayan, La Attoro (55), yang mengalami mati mesin saat menggunakan longboat di perairan antara Pulau Komponaone dan Pulau Kaledupa, Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara, ditemukan selamat oleh Tim SAR gabungan, Jumat (18/9/2026).

Korban ditemukan sekitar pukul 16.30 Wita, setelah Tim Rescue Pos SAR Wakatobi melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian. La Attoro kemudian dievakuasi ke perairan depan Liya dan diserahterimakan kepada pihak keluarga.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kendari, Amiruddin AS, mengatakan korban ditemukan sekitar 5 nautical mile (NM) arah selatan barat daya dari lokasi kejadian yang dilaporkan.

“Tim SAR gabungan menemukan korban dalam keadaan selamat. Selanjutnya korban dievakuasi ke perairan depan Liya dan diserahterimakan kepada anak korban,” kata Amiruddin.

Operasi pencarian bermula setelah Comm Centre KPP Kendari menerima laporan dari Surlimu, keluarga korban, pada pukul 14.45 Wita. Laporan tersebut menyebutkan sebuah longboat dengan satu orang di dalamnya mengalami mati mesin di perairan antara Pulau Komponaone dan Pulau Kaledupa.

Menindaklanjuti laporan itu, pada pukul 14.53 Wita Tim Rescue Pos SAR Wakatobi diberangkatkan menuju lokasi kejadian menggunakan rigid inflatable boat (RIB). Jarak lokasi kejadian dari tempat sandar RIB sekitar 20 NM.

Tim Rescue Pos SAR Wakatobi tiba di lokasi kejadian pada pukul 15.21 Wita dan langsung melakukan penyisiran untuk mencari keberadaan korban.

Berdasarkan informasi awal, La Attoro berangkat dari Bajo Wanci menuju Kaledupa, tepatnya kawasan Bajo Mantigola, pada pukul 07.00 Wita menggunakan longboat miliknya.

Sekitar pukul 09.30 Wita, korban menghubungi pihak keluarga dan menyampaikan bahwa mesin longboat yang digunakannya mengalami kerusakan atau mati mesin di sekitar perairan antara Pulau Komponaone dan Pulau Kaledupa.

Dalam operasi tersebut, unsur yang terlibat meliputi SMC dan staf SMC KPP Kendari, Pos SAR Wakatobi, serta keluarga korban. Tim menggunakan rescue carrier, RIB, longboat, peralatan medis dan evakuasi, serta perangkat komunikasi dan perlengkapan keselamatan lainnya.

Kondisi cuaca saat operasi berlangsung dilaporkan cerah berawan, dengan kecepatan angin sekitar 21 kilometer per jam dari arah timur laut dan tinggi gelombang 1 hingga 2 meter berdasarkan informasi BMKG.

Dengan ditemukannya La Attoro dalam keadaan selamat, operasi SAR terhadap kecelakaan kapal tersebut dinyatakan selesai dan ditutup.

Laporan: Andi Mahfud

Read Entire Article
Finance | Berita| Koran| Selebritis|