HR PT IMIP Ungkap Strategi Lolos Kerja di Industri Nikel, Mahasiswa UHO Antusias

23 hours ago 10

SULTRAKINI.COM : KENDARI – Seminar bertajuk “Career Map for Fresh Graduates: Peluang Karier di Industri Nikel dan Strategi Menembus Screening HRD” sukses digelar di Aula Akuntansi pada Rabu, 6 Mei 2026. Kegiatan ini menghadirkan pemateri utama, Ibu Elvina, selaku HR Deputy Manager PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP).

Dalam pemaparannya, Ibu Elvina menjelaskan perannya sebagai HR Deputy Manager sekaligus HR Services Head yang membawahi beberapa divisi penting, di antaranya Recruitment Center, Training Center, Assessment Center, layanan Medical Check-Up (MCU), serta administrasi pendukung. Ia menekankan bahwa fungsi HR tidak hanya sebatas rekrutmen, tetapi juga pengembangan dan pengelolaan sumber daya manusia secara menyeluruh.

Ia juga memperkenalkan kawasan industri IMIP yang terus berkembang pesat. Awalnya seluas 3.000 hektare, kini telah mencapai sekitar 4.000 hektare dengan lebih dari 100 perusahaan yang beroperasi dan hampir 100 ribu karyawan. Menurutnya, masih banyak masyarakat yang keliru menganggap IMIP sebagai kawasan tambang. Padahal, kawasan ini merupakan pusat industri pengolahan berbasis nikel yang menghasilkan berbagai produk turunan, termasuk bahan baku baterai kendaraan listrik.

Lebih lanjut, Ibu Elvina membagikan pengalamannya saat pertama kali memutuskan bekerja di kawasan industri Morowali pada 2017. Ia mengakui awalnya tidak memiliki gambaran tentang tantangan bekerja di wilayah industri terpencil (remote area). Namun, setelah terjun langsung, ia menyadari bahwa kawasan tersebut telah berkembang layaknya sebuah kota industri modern dengan fasilitas yang terus bertumbuh.

Ia juga menyoroti pentingnya kesiapan mental dan fisik bagi calon pekerja, termasuk kesiapan menghadapi sistem kerja shift, penggunaan alat pelindung diri (APD), serta adaptasi terhadap lingkungan kerja industri yang berbeda dengan pekerjaan di perkotaan.

Dalam sesi strategi menembus dunia kerja, Ibu Elvina menekankan pentingnya Curriculum Vitae (CV) sebagai kesan pertama bagi pelamar. Ia mengingatkan mahasiswa untuk tidak asal membuat CV, melainkan menyusunnya secara rapi, relevan, dan profesional.

“CV adalah first impression. Jangan hanya menuliskan jabatan organisasi, tetapi jelaskan apa yang dikerjakan, program apa yang dijalankan, dan kontribusi apa yang diberikan,” ujarnya.

Ia juga mendorong mahasiswa untuk tidak meremehkan pengalaman organisasi, magang, maupun Kuliah Kerja Nyata (KKN), karena hal tersebut merupakan bukti kemampuan bekerja dalam tim, komunikasi, serta kepemimpinan.

Melalui seminar ini, peserta diharapkan dapat memahami gambaran nyata dunia kerja di industri nikel, sekaligus mempersiapkan diri secara lebih matang untuk menghadapi proses rekrutmen dan seleksi di perusahaan besar.

Laporan: Andi Mahfud

Read Entire Article
Finance | Berita| Koran| Selebritis|