SULTRAKINI.COM: KONAWE SELATAN – Salah satu masyarakat di Desa Raimuna, Di kabupaten Konawe Selatan (Konsel). Rismanto Ode Balla, melontarkan kritik terhadap dugaan keterlibatan aktif kepala desa dalam pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), khususnya pada unit usaha peternakan ayam petelur.
Menurut Rismanto, berdasarkan fakta yang berkembang di tengah masyarakat, kepala desa diduga tidak lagi hanya menjalankan peran sebagai pembina, melainkan telah terlibat langsung dalam aktivitas teknis operasional. Keterlibatan tersebut mencakup pembelian bibit ayam, pengadaan pakan, hingga proses panen.
“Kalau ini benar, maka ini bukan lagi sekadar pembinaan, tapi sudah mengarah pada bentuk intervensi yang berlebihan dan berpotensi merusak tata kelola BUMDes itu sendiri,” tegas Rismanto.
Ia menilai kondisi tersebut tidak bisa dianggap sepele. BUMDes, kata dia, merupakan lembaga ekonomi desa yang seharusnya dikelola secara profesional, transparan, dan akuntabel oleh pengurus yang telah ditetapkan, bukan dikendalikan oleh satu pihak tertentu.
Selain itu, Rismanto juga menyoroti dugaan kurangnya keterbukaan dalam pengelolaan anggaran BUMDes. Ia menyebut hingga saat ini belum ada penjelasan yang jelas kepada masyarakat terkait alur keuangan, bukti transaksi, maupun pembagian hasil usaha.

“Kami tidak ingin berasumsi, tapi fakta di lapangan menimbulkan banyak pertanyaan. Maka dari itu, klarifikasi terbuka adalah hal yang wajib dilakukan,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa kritik yang disampaikan merupakan bentuk kepedulian masyarakat terhadap keberlangsungan BUMDes agar tetap berjalan sesuai dengan tujuan awal pembentukannya.
Rismanto juga mengingatkan bahwa jika dalam waktu dekat tidak ada penjelasan resmi dan transparan dari pemerintah desa, maka masyarakat berhak menempuh langkah lanjutan sesuai mekanisme yang berlaku, termasuk menyampaikan aspirasi kepada pihak berwenang.
“Ini bukan soal menyerang pribadi, tapi soal menjaga sistem agar tetap berjalan sesuai aturan. Jika semua transparan, maka tidak ada yang perlu ditutup-tutupi,” tutupnya.
Laporan: Andi Mahfud

10 hours ago
3
















































