Wali Kota Kendari dan Satgas Pangan Perketat Pengawasan Harga Menjelang Idul Adha

14 hours ago 6

SULTRAKINI.COM: KENDARI — Menjelang Hari Raya Idul Adha, pada Minggu, 24 Mei 2026, Pemerintah Kota Kendari bersama aparat penegak hukum yang tergabung dalam Satgas Pangan Kota Kendari mulai memperketat pengawasan terhadap harga dan ketersediaan bahan pokok di pasaran. Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga stabilitas harga serta memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi selama momentum hari besar keagamaan.

Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, menegaskan bahwa pemerintah tidak akan mentoleransi praktik penjualan bahan pokok di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) maupun tindakan penimbunan barang oleh pihak tertentu. Menurutnya, kondisi pasar yang stabil menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga kenyamanan masyarakat menjelang Idul Adha.

Pemerintah Kota Kendari bersama Satgas Pangan akan terus melakukan pemantauan intensif di sejumlah pasar tradisional, distributor, hingga pusat distribusi bahan pokok lainnya. Pengawasan ini dilakukan guna memastikan distribusi berjalan lancar dan tidak terjadi permainan harga yang dapat merugikan masyarakat.

“Momentum Idul Adha seharusnya menjadi ajang berbagi dan memperkuat solidaritas sosial, bukan dimanfaatkan untuk mencari keuntungan yang berlebihan dengan cara yang tidak wajar,” ujar Wali Kota dalam keterangannya.

Selain melakukan pengawasan harga, Satgas Pangan juga mengingatkan seluruh pelaku usaha agar mematuhi aturan yang berlaku. Praktik penimbunan barang dan permainan harga dinilai dapat mengganggu stabilitas ekonomi masyarakat, terutama saat kebutuhan konsumsi mengalami peningkatan menjelang hari raya.

Dari sisi penegakan hukum, Satgas Pangan menegaskan bahwa pelaku yang terbukti melakukan pelanggaran dapat dikenakan sanksi sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Karena itu, pemerintah berharap seluruh distributor maupun pedagang dapat menjalankan aktivitas usaha secara jujur dan bertanggung jawab.

Satgas Pangan juga membuka ruang pengaduan bagi masyarakat apabila menemukan indikasi pelanggaran di lapangan. Partisipasi masyarakat dianggap penting dalam membantu pemerintah menjaga stabilitas harga dan memastikan distribusi bahan pokok berjalan dengan baik.

Sementara itu, masyarakat Kota Kendari diimbau untuk tetap bijak dalam berbelanja menjelang Idul Adha. Warga diminta tidak melakukan panic buying dan membeli kebutuhan sesuai keperluan agar pasokan bahan pokok tetap aman serta harga di pasaran tidak mengalami lonjakan.

Lebih jauh, Wali Kota mengajak masyarakat untuk kembali memahami makna Idul Adha yang sesungguhnya. Menurutnya, perayaan Idul Adha bukan hanya tentang meningkatnya aktivitas ekonomi dan konsumsi, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat nilai keikhlasan, pengorbanan, dan kepedulian sosial.

“Idul Adha mengajarkan kita untuk berbagi, terutama kepada mereka yang membutuhkan. Semangat inilah yang harus kita jaga bersama, termasuk dalam perilaku ekonomi sehari-hari,” tambahnya.

Dengan kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat, diharapkan situasi menjelang Idul Adha di Kota Kendari tetap kondusif, harga bahan pokok stabil, dan suasana kebersamaan dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat.

Laporan: Andi Mahfud

Read Entire Article
Finance | Berita| Koran| Selebritis|