KARTANA Gelar Eco-Qurban Ramah Lingkungan di Kendari, Salurkan Bantuan bagi Korban Banjir

17 hours ago 6

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Forum Kendari Tanggap Bencana (KARTANA) berkolaborasi dengan KBM FEBI IAIN Kendari dan Dompet Dhuafa Volunteer (DDV) Sulawesi Tenggara menggelar kegiatan bertajuk “Eco-Qurban Kolaborasi Kemanusiaan” pada Jumat (30/5/2026). Kegiatan tersebut menjadi bentuk kepedulian terhadap masyarakat terdampak banjir sekaligus kampanye pengurangan sampah plastik melalui konsep qurban ramah lingkungan.

Pelaksanaan kegiatan memanfaatkan momentum Hari Tasyrik terakhir dengan menyalurkan manfaat ibadah qurban kepada warga yang membutuhkan. Kolaborasi lintas organisasi kemanusiaan dan kemahasiswaan ini juga menjadi sarana memperkuat semangat gotong royong di tengah masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, relawan menyembelih satu ekor sapi qurban yang berasal dari peternak lokal Desa Silea Jaya, Kecamatan Buke, Kabupaten Konawe Selatan. Pemilihan hewan qurban dari peternak daerah dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap pemberdayaan ekonomi masyarakat dan pelaku usaha peternakan lokal.

Proses penyembelihan dilakukan langsung oleh Komandan Forum Kendari Tanggap Bencana (KARTANA), Muhammad Matin Adhiddia, S.Ked., bersama para relawan. Mereka turut terlibat dalam seluruh tahapan kegiatan mulai dari penyembelihan, pengemasan hingga distribusi kepada penerima manfaat.

Berbeda dengan pelaksanaan qurban pada umumnya, seluruh daging qurban dikemas menggunakan besek bambu sebagai pengganti kantong plastik sekali pakai. Langkah tersebut dilakukan untuk mengurangi timbulan sampah pasca Idul Adha sekaligus mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya menjaga kelestarian lingkungan.

Sebagian besar paket daging qurban kemudian disalurkan kepada warga terdampak banjir di Kota Kendari. Selain itu, sebagian paket juga diberikan kepada para relawan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka dalam mendukung berbagai aksi kemanusiaan.

Muhammad Matin Adhiddia mengatakan qurban tidak hanya dimaknai sebagai penyembelihan hewan dan pembagian daging, tetapi juga sebagai sarana menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. Menurutnya, konsep Eco-Qurban menjadi upaya menggabungkan nilai ibadah, kepedulian sosial, dan tanggung jawab terhadap lingkungan.

“Melalui konsep Eco-Qurban, kami ingin menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi para penyintas banjir sekaligus mengurangi penggunaan plastik sekali pakai. Kami juga berupaya memberdayakan peternak lokal dengan memilih hewan qurban dari daerah sendiri. Semoga kolaborasi ini menjadi contoh bahwa aksi kemanusiaan dapat berjalan seiring dengan kepedulian terhadap sesama dan kelestarian alam,” ujarnya.

Apresiasi juga disampaikan tokoh masyarakat setempat, Arsanul. Ia menilai kegiatan yang melibatkan KARTANA, KBM FEBI IAIN Kendari, DDV Sultra dan para relawan tersebut memberikan manfaat nyata bagi warga terdampak banjir serta menjadi inspirasi pelaksanaan qurban yang lebih ramah lingkungan, berkelanjutan, dan berdampak luas bagi masyarakat.

Laporan: Andi Mahfud

Read Entire Article
Finance | Berita| Koran| Selebritis|