Jelang Idul Adha 2026, Penjualan Kambing Kurban di Anduonohu Kendari Meningkat Pesat

5 hours ago 3

SULTRAKINI.COM: KENDARI — Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, penjualan kambing kurban di Kota Kendari mulai mengalami peningkatan permintaan. Salah satu lokasi penjualan yang ramai didatangi warga berada di depan HBM, Jalan Bunggasi, Kelurahan Anduonohu, Kecamatan Poasia, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara.

Lapak penjualan milik Syahril tersebut menyediakan berbagai jenis kambing untuk kebutuhan kurban, aqiqah, hingga pelepasan. Aktivitas jual beli di lokasi itu tampak semakin ramai mendekati Idul Adha yang jatuh pada 27 Mei 2026.

Dalam wawancara yang dilakukan pada Senin (25/5/2026), Syahril mengaku optimistis penjualan kambing tahun ini meningkat dibandingkan hari-hari biasa. Menurutnya, permintaan masyarakat mulai bertambah sejak beberapa hari terakhir.

“Alhamdulillah, sekarang sudah mulai ramai pembeli. Yang terjual sudah sekitar 50 ekor,” ujarnya saat ditemui di lokasi penjualan.

Ia menjelaskan, saat ini stok kambing yang tersedia di kandang miliknya masih berkisar 100 ekor. Kambing-kambing tersebut terdiri dari beberapa jenis, di antaranya kambing kacang dan kambing donggala yang menjadi pilihan masyarakat untuk kurban.

Menurut Syahril, harga kambing yang dijual bervariasi tergantung ukuran dan jenisnya. Untuk harga standar, kambing dijual mulai Rp2,5 juta, sedangkan ukuran yang lebih besar bisa mencapai Rp5 juta per ekor.

“Harga standar mulai Rp2,5 juta. Kalau yang besar-besar bisa sampai Rp5 jutaan,” jelasnya.

Ia menambahkan, kambing dengan harga sekitar Rp5 juta umumnya memiliki bobot lebih dari 30 kilogram dan rata-rata sudah memenuhi syarat untuk dijadikan hewan kurban. Rata-rata umur kambing yang dijual juga berkisar 1,5 hingga 2 tahun sehingga telah memenuhi ketentuan usia hewan kurban.

Selain menjual hewan kurban, Syahril juga menyediakan layanan tambahan seperti pemotongan, pengantaran, hingga jasa masak untuk kebutuhan aqiqah maupun acara lainnya. Menurutnya, layanan tersebut diberikan untuk memudahkan masyarakat.

“Kalau mau dipotong di sini juga bisa, sudah siap tempatnya. Pengantaran juga ada, bahkan masak juga boleh,” katanya.

Syahril mengungkapkan, kambing yang dijual berasal dari peternak lokal maupun pasokan dari wilayah Sulawesi Selatan. Pembeli pun tidak hanya berasal dari Kota Kendari, tetapi juga dari sejumlah daerah lain di Sulawesi Tenggara.

“Ada juga pembeli dari kabupaten lain datang ke sini,” ungkapnya.

Untuk layanan pengantaran, pihaknya memberikan gratis ongkir bagi wilayah Kota Kendari. Sementara untuk pengiriman ke luar Kota Kendari dikenakan biaya tambahan sekitar Rp200 ribu per ekor, tergantung lokasi tujuan.

Syahril juga mengaku, pada momentum hari-hari besar keagamaan seperti Idul Adha, omzet penjualan kambing miliknya dapat meningkat signifikan. Bahkan, dalam kondisi ramai, pendapatan yang diperoleh bisa mencapai puluhan juta rupiah.

“Kalau musim ramai seperti sekarang, omzet paling besar bisa sampai sekitar Rp30 juta sampai Rp50 juta,” katanya.

Menjelang puncak Idul Adha, Syahril memperkirakan permintaan kambing kurban masih akan terus meningkat dalam beberapa hari ke depan. Ia pun mengajak masyarakat yang ingin mencari hewan kurban agar datang langsung melihat kondisi kambing di lokasi penjualan.

Penjualan kambing milik Syahril berada di depan HBM, Jalan Bunggasi, Kelurahan Anduonohu, Kecamatan Poasia, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara. Untuk pemesanan maupun informasi lebih lanjut, masyarakat dapat menghubungi nomor WhatsApp/telepon 085399146455 atau 087848060842.

Read Entire Article
Finance | Berita| Koran| Selebritis|