SULTRAKINI.COM: KENDARI – Universitas Pelita Ibu kembali menorehkan prestasi membanggakan di bidang akademik. Setelah resmi bertransformasi dari STIKes Pelita Ibu menjadi universitas, Program Studi D3 Kebidanan berhasil meraih predikat Akreditasi Unggul, status tertinggi dalam sistem akreditasi pendidikan tinggi di Indonesia.
Capaian tersebut menambah deretan kemajuan yang diraih kampus yang baru saja menerima salinan keputusan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) terkait alih bentuk STIKes Pelita Ibu menjadi Universitas Pelita Ibu pada 25 Mei 2026.
Predikat Akreditasi Unggul itu ditetapkan berdasarkan Surat Keputusan Pengurus Perkumpulan Lembaga Akreditasi Mandiri Pendidikan Tinggi Kesehatan Indonesia (LAM-PTKes) Nomor 0308/LAM-PTKes/Akr/Dip/V/2026 yang ditetapkan pada 23 Mei 2026. Raihan tersebut menjadi bukti kualitas tata kelola, sumber daya manusia, dan proses pembelajaran yang diterapkan di lingkungan Prodi D3 Kebidanan.
Ketua Program Studi D3 Kebidanan Universitas Pelita Ibu, Bd. Juli Purnama Hamudi, SST., M.Keb, mengatakan keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh unsur yang terlibat dalam pengembangan program studi selama ini.
Menurutnya, dukungan pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni, hingga mitra lahan praktik menjadi fondasi utama dalam menjaga mutu pendidikan secara berkelanjutan.
“Alhamdulillah, tentu kami sangat bersyukur atas capaian ini. Menurut saya, yang paling utama adalah kerja sama dan komitmen seluruh keluarga besar Prodi D3 Kebidanan Universitas Pelita Ibu,” ungkapnya saat diwawancarai, Sabtu (6/6/2026).
Ia menilai, Akreditasi Unggul tidak hanya menjadi pengakuan atas kualitas pendidikan yang dijalankan kampus, tetapi juga meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi dalam mencetak tenaga kesehatan yang kompeten dan profesional.
Dalam upaya memenuhi standar mutu tertinggi, program studi terus melakukan berbagai inovasi pembelajaran, termasuk pemanfaatan teknologi dan penguatan pelayanan kebidanan komunitas di wilayah pesisir dan kepulauan yang menjadi salah satu keunggulan prodi tersebut.
Selain pembelajaran teori, mahasiswa juga mendapatkan pengalaman praktik yang intensif melalui laboratorium maupun fasilitas pelayanan kesehatan seperti rumah sakit, puskesmas, dan klinik. Penguatan kemampuan komunikasi, etika profesi, serta keterampilan teknologi juga menjadi bagian penting dalam proses pendidikan.
Lebih lanjut, Kaprodi D3 Kebidanan Universitas Pelita Ibu mengakui bahwa tantangan terbesar dalam proses akreditasi adalah menjaga konsistensi mutu pada seluruh aspek penyelenggaraan pendidikan. Menurutnya, akreditasi bukanlah pekerjaan sesaat, melainkan proses yang harus dijalankan secara berkelanjutan setiap hari.
Ke depan, Prodi D3 Kebidanan Universitas Pelita Ibu akan terus meningkatkan kualitas pembelajaran, memperluas kerja sama dengan berbagai institusi kesehatan, memperkuat penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, serta mencetak lulusan yang berkarakter dan siap bersaing. “Karena di Prodi D3 Kebidanan Universitas Pelita Ibu, kami tidak hanya mendidik mahasiswa menjadi bidan yang kompeten, tetapi juga membentuk mereka menjadi tenaga kesehatan yang profesional, berkarakter, dan siap mengabdi untuk masyarakat,” tutupnya.
Laporan: Andi Mahfud

13 hours ago
12

















































