UHO Dorong Dosen Terapkan Pembelajaran Inklusif bagi Mahasiswa Disabilitas

1 day ago 13

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Universitas Halu Oleo (UHO) terus memperkuat komitmennya dalam mewujudkan lingkungan pendidikan tinggi yang inklusif. Upaya tersebut dilakukan dengan mendorong dosen agar mampu menyesuaikan proses pembelajaran dengan kebutuhan mahasiswa penyandang disabilitas.

Komitmen itu diwujudkan melalui Pelatihan Dosen Inklusif bertema “Penguatan Kompetensi Dosen dalam Mewujudkan Pembelajaran Inklusif bagi Mahasiswa Penyandang Disabilitas di Universitas Halu Oleo” yang digelar di Hotel Horison Kendari, Kamis (13/8/2026).

Kegiatan tersebut diselenggarakan Pokja Layanan Disabilitas Unit Penunjang Akademik Bimbingan dan Konseling UHO. Pelatihan diikuti perwakilan dosen dari berbagai unit dan program studi di lingkungan kampus.

Pelatihan ini menjadi ruang bagi para dosen untuk memahami bahwa pembelajaran inklusif tidak hanya berkaitan dengan fasilitas, tetapi juga bagaimana materi, metode hingga sistem penilaian dapat memberikan kesempatan belajar yang setara bagi seluruh mahasiswa.

Kepala Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pembelajaran (LPMPP) UHO, Prof. Dr. Ir. Edward Ngii, S.T., M.T., yang membuka kegiatan tersebut, menegaskan pentingnya penguatan layanan bagi mahasiswa penyandang disabilitas.

Menurut Edward, layanan disabilitas harus berjalan beriringan dengan perubahan praktik pembelajaran di dalam kelas. Karena itu, prinsip inklusivitas perlu diintegrasikan ke dalam berbagai perangkat dan proses akademik.

“Mulailah menginternalisasi prinsip pembelajaran inklusif ke dalam dokumen akademik, mulai dari RPS-nya, pemilihan metode dan medianya hingga mekanisme penilaiannya,” ujar Prof. Edward.

Ia menjelaskan, UHO telah memiliki Panduan Layanan Disabilitas dan SOP Pelaporan yang dapat menjadi rujukan resmi bagi unit-unit kerja di lingkungan universitas.

LPMPP, kata Edward, juga siap mengawal integrasi layanan tersebut ke dalam siklus penjaminan mutu internal universitas. Langkah ini diharapkan membuat layanan pendidikan bagi mahasiswa penyandang disabilitas tidak hanya bersifat administratif, tetapi benar-benar diterapkan dalam proses pembelajaran.

Dalam pelatihan tersebut, UHO menghadirkan Prof. Dr. Asep Supena, M.Psi. dari Universitas Negeri Jakarta sebagai narasumber. Ia memberikan penguatan terkait konsep dan praktik pembelajaran inklusif, termasuk pentingnya menyesuaikan proses pembelajaran dengan kebutuhan mahasiswa penyandang disabilitas.

Melalui pelatihan ini, UHO berharap semakin banyak dosen yang memiliki pemahaman dan keterampilan dalam menerapkan pembelajaran inklusif. Dengan demikian, mahasiswa penyandang disabilitas dapat memperoleh akses pembelajaran yang lebih setara, nyaman, dan optimal untuk mengembangkan potensinya.

Laporan: Andi Mahfud

Read Entire Article
Finance | Berita| Koran| Selebritis|