Gubernur Sultra Siapkan Bimbel Gratis bagi Paskibraka yang Ingin Masuk Akmil

8 hours ago 6

SULTRAKINI.COM: KENDARI— Gubernur Sulawesi Tenggara Andi Sumangerukka menyiapkan fasilitas bimbingan belajar gratis bagi anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Sultra yang berminat mengikuti seleksi masuk Akademi Militer (Akmil).

Fasilitas tersebut diberikan sebagai bagian dari upaya pemerintah daerah membantu pelajar mempersiapkan diri menghadapi seleksi sekolah kedinasan. Rencana itu disampaikan Andi saat mengukuhkan 49 anggota Paskibraka Tingkat Provinsi Sultra 2026 di Aula Merah Putih, Rumah Jabatan Gubernur Sultra, Sabtu (15/8/2026).

Andi mengatakan, pemerintah provinsi telah berkomunikasi dengan pimpinan Akmil untuk menyiapkan program bimbingan belajar secara terpusat bagi anggota Paskibraka yang memiliki minat dan potensi mengikuti seleksi.

“Bimbel nanti tidak ada biaya. Semua ditanggung oleh provinsi. Saya akan berlakukan sama dengan pemberian beasiswa,” ujar Andi.

Menurut dia, bimbingan belajar akan dimulai setelah anggota Paskibraka menyelesaikan tugas pada upacara peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026.

Para pelajar yang berminat akan didata terlebih dahulu sebelum mengikuti tahapan seleksi dan bimbingan.

“Pada saat selesai melaksanakan tugas, bagi mereka yang punya keinginan dan mempunyai bakat, kita salurkan. Nanti kita lakukan bimbingan belajar secara terpusat,” katanya.

Selain Akmil, pemerintah provinsi juga berencana membuka peluang serupa bagi pelajar yang ingin mengikuti seleksi Akademi Kepolisian (Akpol), TNI Angkatan Laut, TNI Angkatan Udara, maupun Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN).

Namun, untuk saat ini, komunikasi langsung baru dilakukan dengan pihak Akmil.

“Untuk saat ini yang sudah pasti di Akademi Militer. Untuk akademi lain, nanti kita komunikasikan,” kata Andi.

Andi mengatakan, pembinaan Paskibraka tidak hanya ditujukan untuk mempersiapkan pelajar menjalankan tugas pada upacara kemerdekaan. Disiplin yang dibentuk selama latihan diharapkan menjadi bekal mereka dalam melanjutkan pendidikan maupun memasuki dunia pengabdian.

Menurut dia, disiplin merupakan salah satu modal penting bagi generasi muda, termasuk ketika mengikuti pendidikan di sekolah kedinasan.

“Di mana saja kita bekerja dan bertugas, modal paling utama adalah disiplin. Jadikan ini sebagai modal untuk pengabdian berikutnya,” ujarnya.

Sebanyak 49 pelajar terpilih sebagai anggota Paskibraka Sultra 2026. Mereka terdiri atas 31 pelajar putra dan 18 pelajar putri. Para anggota tersebut terpilih setelah mengikuti proses seleksi yang melibatkan 77 pelajar dari 16 kabupaten dan kota di Sultra.

Dalam prosesi pengukuhan, Andi bertindak sebagai pembina upacara. Paresanda Maharani Ersaputry Sarira dari MAN 1 Kendari dipercaya menjadi pemimpin upacara.

Paresanda mewakili seluruh calon anggota Paskibraka memegang Bendera Merah Putih saat pengucapan Ikrar Putra Indonesia. Prosesi kemudian dilanjutkan dengan pembacaan pernyataan pengukuhan, penyematan Lencana Merah Putih Garuda, dan pemasangan kendit secara simbolis.

Menjelang pelaksanaan tugas pada 17 Agustus, Andi meminta para anggota Paskibraka menjaga kesehatan dan mempersiapkan diri. Ia juga mengingatkan orangtua agar tidak memberikan tekanan berlebihan kepada anak-anak mereka.

“Tugas pokok kalian menanti pada tanggal 17. Di situlah kebanggaan akan terasa ketika kalian sudah melaksanakan tugas dengan baik,” katanya.

Andi berharap pembentukan karakter dan disiplin selama sekitar satu bulan menjalani latihan tidak berhenti setelah tugas Paskibraka selesai. Nilai-nilai tersebut diharapkan terus dibawa para pelajar dalam mengejar pendidikan dan cita-cita mereka.

Laporan: Riswan

Read Entire Article
Finance | Berita| Koran| Selebritis|