SULTRAKINI.COM: KENDARI – Sebuah kapal penumpang, KM Mahkota Menui, dilaporkan mengalami kecelakaan laut hingga tenggelam di perairan antara Pulau Samarengga dan Pulau Koikoila, wilayah Kecamatan Menui Kepulauan, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, pada Selasa, 14 Juli 2026, sekitar pukul 08.30 Wita. Seluruh penumpang dilaporkan berhasil dievakuasi oleh kapal nelayan yang melintas di lokasi kejadian.
Informasi awal yang diterima menyebutkan, kapal yang dinakhodai Amin tersebut bertolak dari Kota Kendari pada dini hari dengan tujuan Pulau Menui, Kecamatan Menui Kepulauan. Saat berada di perairan antara Pulau Samarengga dan Pulau Koikoila, kapal mengalami insiden hingga akhirnya tenggelam.
Berdasarkan data sementara yang dihimpun, KM Mahkota Menui mengangkut tujuh anak buah kapal (ABK) dan 22 penumpang. Hingga berita ini diterbitkan, seluruh penumpang dilaporkan dalam keadaan selamat setelah dievakuasi ke Pulau Koikoila.
Proses evakuasi dilakukan oleh kapal nelayan yang sedang melintas di sekitar lokasi kejadian. Para korban kemudian dibawa menuju Pulau Koikoila untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut sambil menunggu kedatangan tim penyelamat.
Humas Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kendari, Wahyudi, membenarkan adanya laporan kecelakaan laut tersebut. Ia mengatakan, tim Rescue Basarnas Kendari langsung diberangkatkan menuju lokasi setelah menerima informasi mengenai insiden tersebut.
“Izin melaporkan, pada hari ini, Selasa, 14 Juli 2026, sekitar pukul 08.30 Wita telah terjadi kecelakaan laut terhadap KM Mahkota Menui yang berangkat dari Kendari menuju Pulau Menui. Kapal tenggelam di sekitar Pulau Samarengga dan Koikoila,” ujar Wahyudi.
Ia menambahkan, berdasarkan informasi sementara, kapal mengangkut tujuh ABK dan 22 penumpang. Seluruh penumpang telah dievakuasi ke Pulau Koikoila oleh kapal nelayan yang melintas di sekitar lokasi kejadian.
Selain mengerahkan tim Rescue Basarnas Kendari menuju lokasi, unsur pemerintah dan masyarakat setempat juga bergerak melakukan penanganan. Camat Menui bersama Lurah Ulunambo dilaporkan menuju lokasi, sementara nelayan dari Desa Samarengga, Desa Padei Darat, dan Desa Padei Laut turut memberikan bantuan dalam proses evakuasi.
Hingga saat ini, penyebab tenggelamnya KM Mahkota Menui masih dalam proses penyelidikan. Basarnas Kendari bersama unsur terkait terus melakukan pendataan terhadap seluruh korban serta memastikan tidak ada penumpang yang masih tertinggal di lokasi kejadian.
Laporan: Andi Mahfud

15 hours ago
13
















































