Harumkan Nama UHO, Wa Ode Iriani Raih Juara Peksimida Sultra 2026, Wakili Sultra ke Peksiminas Jember

2 hours ago 4

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Raut bahagia masih terpancar dari wajah Wa Ode Iriani saat mengenang momen namanya diumumkan sebagai juara pertama cabang lomba Nyanyi Solo Putri pada ajang Pekan Seni Mahasiswa Daerah (Peksimida) Sulawesi Tenggara 2026. Meski kompetisi telah berlangsung pada 28 Juli 2026, mahasiswi Program Studi Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Halu Oleo (UHO) itu mengaku masih sulit mempercayai pencapaian yang berhasil diraihnya.

Prestasi tersebut mengantarkan mahasiswi angkatan 2023 itu menjadi wakil resmi Provinsi Sulawesi Tenggara pada ajang Pekan Seni Mahasiswa Nasional (Peksiminas) 2026 yang akan digelar di Jember, Jawa Timur. Keberhasilan itu sekaligus menjadi kebanggaan bagi FISIP UHO dan sivitas akademika Universitas Halu Oleo.

Dalam wawancara yang dilakukan pada Minggu, 1 Agustus 2026, di Kendari, Wa Ode Iriani mengungkapkan rasa syukur yang mendalam atas capaian tersebut. Menurutnya, kemenangan itu merupakan hasil dari perjuangan panjang yang dijalani selama dua bulan terakhir.

“Jujur saya kaget dan tidak menyangka bisa berhasil membawa nama UHO sampai ke tingkat nasional serta mewakili Sultra. Yang pertama kali terlintas di pikiran saya hanya rasa syukur kepada Tuhan dan mengingat perjuangan selama kurang lebih dua bulan latihan. Rasanya benar-benar lelah, tetapi sangat bahagia,” ungkapnya.

Pada ajang Peksimida, Wa Ode Iriani membawakan dua lagu, yakni lagu wajib Hati yang Kau Sakiti milik Rossa dan lagu pilihan Peri Cintaku yang dipopulerkan Ziva Magnolya. Ia sengaja memilih lagu dengan tingkat kesulitan tinggi untuk menguji kemampuan vokalnya.

“Saya sengaja memilih lagu yang menantang. Awalnya sempat ragu karena lagunya cukup sulit dibawakan, tetapi akhirnya bisa saya tampilkan dengan lancar,” katanya.

Keberhasilannya, lanjut Wa Ode Iriani, tidak terlepas dari latihan yang konsisten serta dukungan pelatih, keluarga, dan teman-teman terdekat. Baginya, proses latihan menjadi kunci utama hingga mampu tampil maksimal di atas panggung.

“Kalau tidak latihan, saya rasa akan sangat sulit membawakan lagu tersebut. Peran pelatih dan teman-teman dekat juga sangat besar karena tanpa mereka saya tidak akan sekuat ini,” ujarnya.

Ia juga mengaku tantangan terbesar yang dihadapi adalah melawan rasa takut dan overthinking karena sudah cukup lama tidak mengikuti kompetisi nyanyi solo. Namun, tantangan itu justru menjadi motivasi untuk membuktikan kemampuannya.

Kini, fokus Wa Ode Iriani tertuju pada persiapan menuju Peksiminas 2026. Ia bertekad mempersiapkan diri sebaik mungkin melalui latihan yang lebih intensif, memperkuat mental, serta terus berdoa agar mampu memberikan penampilan terbaik di tingkat nasional.

“Bagi saya, prestasi ini membuktikan bahwa mahasiswa FISIP dan UHO tidak hanya unggul di bidang akademik, tetapi juga memiliki potensi seni yang mampu bersaing di tingkat nasional. Semoga ini menjadi persembahan kecil yang membanggakan untuk almamater tercinta,” tuturnya.

Ia pun berpesan kepada mahasiswa lain agar tidak pernah meragukan kemampuan diri sendiri. Menurutnya, keberanian mencoba, konsistensi berlatih, dan tidak mudah menyerah menjadi kunci utama dalam meraih prestasi.

“Jangan pernah ragu dengan potensi diri sendiri. Berani mencoba, konsisten berlatih, dan jangan takut gagal, karena setiap proses pasti akan membuahkan hasil. Jangan cepat merasa down karena perkataan atau hal-hal buruk yang kita alami, sebab justru itulah yang membentuk kita menjadi lebih kuat,” tutupnya.

Laporan: Andi Mahfud

Read Entire Article
Finance | Berita| Koran| Selebritis|